Kabupaten Bogor (ANTARA) - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kadin Diyarbakir, Turki, sebagai langkah awal membuka pintu masuk diplomasi kerja sama ekonomi antardaerah antarnegara.
Ketua Kadin Kabupaten Bogor Sintha Dec Checawaty di Cibinong, Jumat, menyebutkan, kerja sama ini menjadi bagian dari misi dagang internasional yang menekankan kolaborasi konkret di sektor pariwisata, perikanan, peternakan, hingga distribusi produk ekspor-impor.
“Salah satu sektor yang ingin kami kolaborasikan dengan Turki adalah pariwisata. Selain itu, jika ada produk yang dibutuhkan oleh Turki, kami siap mengekspor, dan sebaliknya,” kata Sintha usai penandatanganan MoU bersama Ketua Kadin Diyarbakir Nevin Il, beserta delegasi dari kedua belah pihak.
Ia menambahkan, kerja sama ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas jaringan pasar hingga kancah internasional.
Baca juga: Kadin Bogor perkuat kolaborasi lintas lembaga lewat Gebyar UMKM dan Jalan Sehat
Menurutnya, sektor strategis di Bogor seperti pertanian dan pangan dapat memiliki nilai tambah melalui jalur perdagangan dengan Turki.
Ketua Kadin Diyarbakir Nevin Il menyambut baik kesepakatan ini. Ia menilai Bogor sebagai salah satu wilayah potensial di Indonesia untuk mengembangkan kerja sama yang saling menguntungkan.
“Hari ini kami berada di salah satu kota indah di Indonesia, yaitu Bogor. Kami sangat senang bisa melihat langsung kiprah wanita karier hebat di sini. Insya Allah, ke depannya kita akan menjalin kerja sama yang baik, termasuk bersama Kementerian Perdagangan dan Ketenagakerjaan,” ungkap Nevin.
Nevin juga menyoroti pentingnya peran perempuan dalam kepemimpinan bisnis. Ia menyebut pertemuan ini istimewa karena memperlihatkan kontribusi perempuan dalam mendorong kerja sama internasional.
Baca juga: Kadin bantu ratusan warga-petani ikan terdampak banjir di Ciseeng
Selain penandatanganan MoU, delegasi resmi Republik Turki juga melakukan kunjungan ke Pemerintah Kabupaten Bogor dan diterima oleh Asisten Administrasi Umum Pemkab Bogor, Ade Jaya Munadi, mewakili Bupati Bogor Rudy Susmanto.
Kunjungan yang difasilitasi oleh Center for Southeast Asian Studies (CSEAS) Indonesia ini dihadiri anggota DPR Turki, akademisi, serta perwakilan organisasi bisnis. Mereka membahas peluang kerja sama di bidang ekonomi, kesetaraan gender, dan pelestarian lingkungan.
Anggota DPR Turki Meral Dan Beta menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Pemkab Bogor. Ia menilai Kabupaten Bogor memiliki potensi besar di bidang pertanian dan lingkungan yang bisa menjadi basis kerja sama baru.
Baca juga: Kadin Bogor beri "kado istimewa" HUT RI perbaiki rumah tak layak huni
“Kami juga fokus pada pelestarian lingkungan, karena salah satu warisan terbaik untuk generasi mendatang adalah lingkungan yang baik. Indonesia, khususnya Kabupaten Bogor, punya potensi luar biasa yang bisa dikembangkan bersama,” kata Meral.
Sementara itu, Ade Jaya Munadi menegaskan kesiapan Pemkab Bogor mendukung upaya kerja sama internasional. Menurutnya, langkah yang dilakukan Kadin sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat daya saing ekonomi.
“Kabupaten Bogor memiliki berbagai potensi yang bisa dikembangkan dan dikerjasamakan. Tinggal nanti dibahas lebih lanjut terkait materi dan mekanisme kerja samanya,” kata Ade.
