Bandung (ANTARA) - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan janji bahwa pihaknya akan memberikan bantuan untuk pembelian 10 unit sepeda motor, juga pembangunan kembali rumah makan yang dibakar dalam unjuk rasa di Kota Bandung, Jumat (29/8) malam.

"Kami menyiapkan bantuan untuk membeli 10 unit sepeda motor baru, begitu juga rumah makan yang dibakar akan kami support untuk segera dibangun kembali," kata Dedi di Bandung, Sabtu.

Dalam unjuk rasa itu terjadi kericuhan, di mana massa tidak hanya membakar rumah, tetapi juga fasilitas umum dan mobil.

Aksi tersebut sebagai rasa solidaritas untuk pengemudi ojek daring Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online, yang meninggal dunia setelah tertabrak kendaraan taktis Brimob saat aksi demonstrasi di Jakarta, Kamis (28/8) malam.

Baca juga: Dedi Mulyadi janji carikan rumah dan jadikan adik Affan Kurniawan sebagai anak asuh
Baca juga: Dedi Mulyadi larang penggunaan dan penjualan knalpot brong

Dedi juga menyebut, bagi karyawan selama rumah makan tersebut belum beroperasi, pihaknya juga akan menjamin.

"Saya tidak mau ada rakyat yang makin susah. Aksi ini kan mengekspresikan kekecewaan karena rakyat belum mendapatkan keadilan, tetapi di sisi lain juga tidak boleh berbuat tidak adil bagi orang lain," tuturnya.

Dedi juga mengingatkan bahwa penyampaian pendapat di muka umum tidak boleh dimanfaatkan oleh para pihak yang berniat membuat rusuh.

Ia mengungkap, dirinya sudah berkomunikasi dengan massa ketika kejadian dari Jumat (29/8) malam sampai Sabtu pagi.

Baca juga: Dedi Mulyadi ajak kampus atasi 29.000 ton sampah per hari

Menurutnya, di antara mereka yang berunjuk rasa sebagian memang ada yang tidak mengerti, sekadar ikut-ikutan, tapi ada pula yang sengaja mempersiapkan untuk rusuh.

"Namun pada akhirnya mereka yang mempersiapkan untuk rusuh itu hilang menjelang pagi. Mereka sudah terlatih dan terorganisir sehingga yang menjadi korban adalah yang tidak tahu apa-apa, seperti yang sungguh-sungguh berdemonstrasi, yang menjadi garda terdepan, atau juga pengendara motor," ucapnya.

Untuk itu, Dedi menegaskan, bagi siapa pun yang berlaku anarkis di Jabar, akan ditindak tegas karena hal itu akan merugikan orang lain.

Ia juga mengimbau kepada warga Jabar untuk tetap menjaga keharmonisan dan kebersamaan di tengah aksi solidaritas.



Pewarta: Ricky Prayoga
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026