komunitas-pencinta-kereta-sambut-baik-tiket-elektronik
Bogor, 15/2 (Antara) - Rencana penerapan sistem tiket elektronik untuk lintas Bogor-Jakarta Kota untuk kereta api commuter line disambut baik sejumlah anggota komunitas pencita kereta api.

"Keuntunganya mungkin mungkin hemat kertas. Hemat kerta juga berarti turut mencitai lingkungan," kata Faris Fadhli dari anggota komunitas penggemar kereta api, Jumat.

Lebih lanjut, Fariz menjelaskan, ia mendukung pemberlakuan tiket elektronik. Dengan menghemat kertas otomatis juga mengurangi sampah dan pengolahan bahan-bahan pembuat kertas.

Ia juga meminta PT KAI untuk memberikan pendidikan dan pembinaan kepada petugas tiketing agar mengetahui sistem kerja dan seluk beluk tiket.

"Selama pengawasan dan petugas tidak diberi pendidikan mengenai sistem kerja dan seluk beluk tiket, serta tidak memahami karakter penumpang dan tidak tegas, dapat dipastikan sistem ini tidak akan berhasil dan efektif," ujarnya.

Tanggapan lainnya datang dari Faiz anggota komunitas Semboyan35 yang juga setuju dengan sistem elektronik tiket.

"Sudah saatnya diberlakukan elektronik tiket, karena bisa mempermudah," katanya.

Hanya saja, lanjut Faiz, pemberlakukan elektronik tiket harus bener-benar digunakan dengan baik dan dirawat jangan sampai bermasalah.

"Penumpang juga harus diberi pengertian bahwa elektronik tiket adalah salah satu cermin transportasi modern," ungkapnya.

Faiz menambahkan, keuntungan lain pemberlakukan elektronik tiket, penumpang tidak perlu keluar duit sewaktu membeli karcis dan juga menghemat waktu saat masuk peron asal mesin kereta tidak "hang" atau ngadat.

Sementara itu, Andi Ardianysah anggota Semboyan35 menyarankan agar PT KAI tidak setengah hati dalam penerapan elektronik tiket seperti pada penerapan tiket bulanan yang tidak berjalan optimal.

"Kasian penumpang kalau setiap kebijakan tidak disertai dengan perencanaan dan eksekusi yang matang," ujarnya.

PT KAI mulai Maret mendatang akan memberlakukan sistem elektronik tiket untuk KRL Bogor-Jakarta Kota khusus untuk commuter line.

Dalam rilis PT KAI, rencana tersebut diberlakukan dalam rangka peningkatan infrastruktur dan sistem otomatisasi kontrol penumpang kereta api.

Program tiket elektronik akan diberlakukan pada 24 Stasiun lintas Bogor-Jakarta Kota. Untuk sementara waktu program tersebut hanya berlaku pada perjalanan KRL Commuter Line, sementara untuk perjalanan KRL Ekonomi masih menggunakan tiket kertas/konvensional.

Pada tahap pertama, penerapan tiket elektronik hanya berlaku untuk jenis tiket Single Trip atau tiket satu kali perjalanan.

Selanjutnya penerapan elektronik tiket menyeluruh di lintas Jabodetabek akan dilakukan pada bulan Mei 2013 yang diikuti dengan pemberlakuan jenis tiket Multi Trip atau tiket isi ulang dengan menggunakan system potong saldo untuk setiap perjalanan yang dilakukan.

Guna menunjang penerapan elektronik tiket secara menyeluruh, PT KAI (Persero) dan PT KAI Commuter Jabodetabek (PT KCJ) melakukan pemasangan 307 perangkat gate elektronik untuk pintu masuk dan pintu keluar serta pemasangan 270 perangkat otomatisasi sistem pada loket yang terdapat di 60 stasiun Jabodetabek.




:

COPYRIGHT © ANTARA 2026