Teheran (ANTARA) - Presiden sementara Suriah Ahmed al-Sharaa dan pemimpin Israel Benjamin Netanyahu telah menyepakati gencatan senjata menyusul bentrokan yang terjadi di Suwayda, Suriah selatan.
Menurut laporan stasiun TV Al Mayadeen pada Sabtu, gencatan senjata itu diumumkan oleh Utusan Khusus AS untuk Suriah Tom Barrack, yang juga Duta Besar AS untuk Turki.
Kesepakatan tercapai setelah perundingan yang dimediasi oleh AS dan mendapat dukungan dari Turki, Yordania, dan lainnya.
Barrack mendesak semua kelompok agama dan etnis di Suriah, termasuk komunitas Druze, Badui, dan Sunni, untuk meletakkan senjata dan bekerja sama demi persatuan negara itu.
Pada Rabu (16/7), Israel melancarkan serangan udara yang menargetkan Kementerian Pertahanan Suriah di Damaskus dan pasukan pemerintah Suriah di wilayah Suwayda.
Sumber: IRNA-OANA
Baca juga: Erdogan beritahu Putin: Bentrokan di Suwayda Suriah ancam keamanan kawasan
