Istanbul (ANTARA) - Iran pada Senin (14/7) berjanji akan memberikan respons yang proporsional dan tepat jika negara-negara Eropa yang menandatangani kesepakatan nuklir 2015 mengaktifkan kembali sanksi PBB melalui mekanisme snapback.
Dalam konferensi pers di Teheran, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, mengkritik ancaman terbaru dari Inggris, Prancis, dan Jerman yang ingin mengaktifkan mekanisme snapback yang dapat memberlakukan kembali sanksi terhadap Iran berdasarkan Resolusi Dewan Keamanan PBB 2231.
Baqaei menggambarkan posisi Eropa tersebut sebagai tindakan politis dan bertentangan dengan Republik Islam.
“Secara alami, ini akan dibalas dengan respons yang proporsional dan sesuai,” katanya dalam pernyataan yang dikutip Kantor Berita Iran IRNA.
Mekanisme snapback memungkinkan diberlakukannya kembali sanksi-sanksi yang sebelumnya dicabut berdasarkan kesepakatan nuklir 2015 jika Teheran melanggar komitmen nuklirnya.
Namun Baqaei menyatakan bahwa serangan bulan lalu oleh AS dan Israel terhadap fasilitas nuklir Iran telah merusak landasan hukum dan politik dari mekanisme tersebut.
“Menggunakan mekanisme ini tidak memiliki justifikasi hukum, politik, maupun moral,”ucapnya.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Presiden Iran dilaporkan alami cedera akibat serangan rudal Israel
Baca juga: Iran pastikan komitmen NPT
