Kabupaten Bogor (ANTARA) - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bogor, Jawa Barat telah menerbitkan sebanyak 5.049 dokumen warga pada pelaksanaan Gebyar Adminduk 2025 yang berlangsung di Aula Tegar Beriman, Cibinong pada Selasa (27/5).
Kepala Disdukcapil Kabupaten Bogor Hadijana di Cibinong, Rabu, menyebutkan dari 4.000 kuota yang disediakan, total layanan yang mempunyai diberikan mencapai 5.049 dokumen.
"Masyarakat sangat antusias. Total layanan dalam gebyar kemarin 5.049 dokumen," katanya.
Ia mengungkapkan, dokumen kependudukan yang paling banyak dimohon yaitu pembuatan atau cetak Kartu Keluarga atau KK sebanyak 1.696, disusul cetak e-KTP 1.539.
Baca juga: Disdukcapil Bogor telah layani 13 ribu warga Jakarta pindah kependudukan
Baca juga: Disdukcapil Bogor target 136.258 pemilih pemula buat KTP jelang Pemilu 2024
Baca juga: Disdukcapil Bogor catat ada 1.416 penduduk baru usai Lebaran 2023
Selain itu, Disdukcapil Kabupaten Bogor juga menerbitkan 539 Kartu Indonesia Anak (KIA), 274 surat pindah datang, 393 surat pindah keluar, 390 akta lahir, 77 akta kematian, 10 legalisir dokumen kependudukan, 75 kutipan akta kedua kali dan dua BAPR.
"Masyarakat antusias karena Gebyar Adminduk menerapkan layanan one day service atau satu hari jadi," kata Hadijana.
Melihat antusiasme yang cukup tinggi dari masyarakat, Disdukcapil Kabupaten Bogor akan terus mendekatkan pelayanan kependudukan untuk memudahkan masyarakat.
"Ini kan berarti masyarakat semakin sadar bahwa memiliki dokumen kependudukan sangat penting. Kami terus berupaya memaksimalkan pelayanan agar setiap pembuatan dokumen bisa dilakukan semudah dan secepat mungkin," tegas Hadijana.
