turan tersebut muncul setelah Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) AS tak lagi mengharuskan penggunaan masker di dalam ruangan.
Jakarta (ANTARA) - Apple mulai mengubah aturan mengenai pemakaian masker, menurut laporan Bloomberg yang dikutip dari The Verge, Jumat.

Staf perusahaan yang telah melakukan vaksinasi tidak perlu memakai masker di kantor, sementara untuk pekerja ritel di sejumlah lokasi, masker akan menjadi opsional.

Aturan tersebut muncul setelah Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) AS tak lagi mengharuskan penggunaan masker di dalam ruangan.

Baca juga: Masker efektif kurangi penyebaran COVID-19 dan variannya
Baca juga: Masker ganda mampu jaga tubuh dari Omicron?


Meski begitu, Apple tampaknya masih belum berencana untuk membuka kembali kantor secara penuh. Diketahui, perusahaan kembali menunda pembukaan kantor yang sebelumnya direncanakan mulai Februari.

CEO Tim Cook mengumumkan kepada karyawan dalam sebuah memo bahwa tanggal untuk kembali bekerja di kantor belum ditentukan.

Sementara itu, karyawan Google di Bay Area akan kembali bekerja di kantor mulai April mendatang dalam model hibrida. CEO Twitter Parag Agrawal juga telah mengumumkan bahwa kantor akan dibuka kembali secara penuh mulai 15 Maret.

Baca juga: CDC: Penerima vaksin lengkap tidak perlu pakai masker di luar ruangan

Begitu juga dengan Meta yang akan mulai membuka kantor pada 28 Maret, sedangkan Microsoft telah membuka kantor pusatnya pada Senin, (28/2).

Pewarta: Suci Nurhaliza
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026