"Bekasi adalah miniatur Indonesia. Beragam suku, agama, dan peradaban ada di Kota Bekasi. Keberagamaan itu tak perlu ditonjolkan, justru jadikan kekuatan untuk membangun kota ini," kata Syaikhu saat membuka acara "Membangun Kebersamaan antara Ormas dan Pemerintah Daerah" di Bekasi, Selasa.
Menurut dia, kekompakan warga di tengah keberagaman yang ada diyakini mampu membantu merealisasikan visi mewujudkan Bekasi sebagai kota yang maju dan sejahtera.
Dikatakan Syaikhu, kekompakan atas keragaman itu harus dibina sejak dini mengingat tantangan yang muncul di masa mendatang kian beragam.
"Terlebih bila Peraturan Daerah perihal Pengelolaan Pembangunan dan Pengembangan Metropolitan dan Pusat Pertumbuhan di Provinsi Jawa Barat sudah disahkan dan diberlakukan," ujarnya.
Salah satu hal yang dibahas dalam Perda itu ialah pengembangan metropolitan Bodebekapur, atau Bogor-Depok-Bekasi-Karawang-Purwakarta.
Mengingat strategisnya lokasi Kota Bekasi yang sangat berdekatan dengan ibukota negara DKI Jakarta, bukan tidak mungkin, Kota Bekasi yang nantinya akan tampil sebagai pusat aktivitas pengembangan kawasan metropolitan Jabar tersebut.
"Bilamana hal tersebut terealisasi, Kota Bekasi harus sanggup melangkah maju lebih baik lagi. Bermodalkan keberagaman yang ada, mari bangun kota kita tercinta ini dengan kekerabatan," katanya.
Pewarta: Andi FirdausUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.