pencapaian-peserta-kb-baru-karawang-lebihi-targetKarawang, 17/1 (ANTARA) - Pencapaian peserta keluarga berencana baru yang dilaksanakan Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mencapai 133.625 akseptor atau melebihi target hingga 109,38 persen selama Januari-Desember 2011.
"Target peserta KB (keluarga berencana) baru pada 2011 pada awalnya ditargetkan 122.163 akseptor. Tetapi pencapaiannya sebanyak 133.625 akseptor. Jadi meningkat kepesertaan baru selama Januari sampai Desember 2011," kata Kepala Bidang KB Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan, Emul Srimulyani, di Karawang, Selasa.
Dari pencapaian kepesertaan KB baru tersebut, peserta KB hormonal, seperti implan, suntik, dan pil cukup mendominasi dibandingkan dengan pencapaian peserta KB baru non hormonal seperti intra uterine device (IUD), metode operasi pria (MOP), metode operasi wanita (MOW), kondom.
Sesuai dengan data Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan setempat, selama Januari sampai Desember 2011, peserta KB baru non hormonal jenis IUD mencapai 3.017, peserta KB baru jenis MOW mencapai 1.276, sebanyak 86 peserta KB baru jenis MOP, dan peserta KB baru dari jenis kondom mencapai 5.357 akseptor.
Sedangkan peserta KB baru hormonal dari jenis implan sebanyak 3.747, sebanyak 69.983 akseptor jenis KB suntik, dan sebanyak 50.159 peserta KB baru jenis pil.
"Jadi jumlah total realisasi pencapaian kepesertaan KB baru non hormonal di Karawang selama Januari-Desember 2011 itu mencapai 9.736 akseptor dan sebanyak 123.889 realisasi pencapaian kepesertaan KB baru jenis hormonal," kata Srimulyani.
Ia mengakui realisasi pencapaian peserta KB baru di Karawang selama 2011 memang melebihi target. Tetapi kebanyakan peserta baru itu lebih memilih KB jenis hormonal, dan jenis KB non hormonal masih rendah peminatnya.
Hal tersebut diakui akibat masih banyak pasangan usia subur di Karawang yang khawatir untuk menggunakan jenis KB non-hormonal.
Ali K
: Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026