Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto memperkenalkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) bersama COO Danantara, Dony Oskaria, saat menghadiri acara panen raya udang di Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu

"Danantara itu adalah dana kedaulatan kita, singkatan Daya Anagata Nusantara. Daya artinya energi, kekuatan. Anagata masa depan. Jadi, mereka mengelola kekayaan seluruh bangsa untuk anak dan cucu kita seluruhnya," kata Presiden Prabowo yang dikutip dari siaran pers BPMI Sekretariat Presiden di Jakarta.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo Subianto secara khusus memperkenalkan Dony Oskaria yang menjabat sebagai Kepala Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara.

Pengenalan itu dilakukan di kawasan Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) yang menjadi simbol modernisasi sektor perikanan.

Baca juga: Seskab sebut Presiden yakini potensi Indonesia jadi produsen udang unggulan dunia

Presiden Prabowo menegaskan bahwa Danantara berfungsi sebagai dana kedaulatan yang dibentuk untuk mengelola kekayaan bangsa demi kepentingan jangka panjang.

Ia menekankan pentingnya pengelolaan aset negara secara transparan dan profesional di bawah naungan badan investasi tersebut.

Terkait skala pengelolaan, Presiden mengungkapkan bahwa Danantara mengoordinasikan sekitar 1.040 Badan Usaha Milik Negara (BUMN).



Pewarta: Aditya Ramadhan
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026