Ternate (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto membeli seekor sapi jenis Limousin Cross berbobot 859 kilogram dari peternak lokal untuk sumbangan kurban kepada masyarakat Kota Ternate, Maluku Utara, menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Pemilik Omah Ternak Subaim Sugeng di Ternate, Selasa, mengatakan sapi bernama Kamandanu tersebut telah dipelihara selama hampir tiga tahun sebelum akhirnya dibeli sebagai hewan kurban bantuan Presiden.

“Kamandanu kami rawat secara intensif sejak bibitnya didatangkan dari Kabupaten Halmahera Utara. Pakan hariannya berupa sentrat, ampas tahu, dan silase dari batang jagung yang dicampur EM4,” katanya tanpa bersedia menyebut harganya.

Menurut Sugeng, selain menjaga pola makan, pihaknya juga rutin membersihkan kandang dan melakukan pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kondisi sapi tetap prima hingga menjelang Idul Adha.

Baca juga: Sapi dengan berat 1,15 ton asal Tangerang terpilih jadi hewan kurban presiden
Baca juga: Presiden Prabowo sumbang sapi dari peternak lokal Batang untuk kurban

Ia mengaku bangga karena sapi hasil peternakan lokal Maluku Utara dipercaya menjadi hewan kurban Presiden untuk masyarakat Kota Ternate.

“Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami peternak lokal. Kami tidak menyangka sapi yang dirawat bertahun-tahun akhirnya dipilih menjadi bantuan Presiden,” ujarnya.

Rencananya, sapi bantuan Presiden tersebut akan disembelih di Masjid Al-Munawwar sesuai arahan Pemerintah Kota Ternate.

Pemerintah pusat diketahui menyalurkan masing-masing satu ekor sapi kurban bantuan Presiden untuk 11 kabupaten/kota di Provinsi Maluku Utara sebagai bagian dari program bantuan kemasyarakatan menjelang Idul Adha 2026.

Baca juga: Presiden Prabowo beli sapi seberat 1 ton lebih dari peternak Temanggung untuk kurban

Selain untuk Kota Ternate, Presiden Prabowo juga menyalurkan bantuan satu ekor sapi kurban untuk Kabupaten Pulau Morotai. Sapi berbobot 800 kilogram itu didatangkan dari Kabupaten Halmahera Utara karena di Morotai belum tersedia sapi dengan ukuran serupa.

Kepala Dinas Pertanian Pulau Morotai Tamhid Bilo mengatakan sapi bantuan Presiden tersebut dijadwalkan dikirim ke Morotai dua hari sebelum Lebaran Idul Adha.

“H-2 baru didistribusikan dari Tobelo untuk Kabupaten Pulau Morotai. Karena di Morotai belum ada sapi dengan bobot seperti itu, sehingga harus diambil di Tobelo,” katanya.

Ia menambahkan bantuan sapi kurban Presiden untuk Morotai tahun ini berbobot 800 kilogram, sedikit lebih kecil dibandingkan bantuan tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 850 kilogram.



Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026