Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Bekasi Deltamas menyalurkan santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) secara simbolis kepada ahli waris almarhum Muhammad Fatchurrochim yang sehari-hari bekerja di PT Matsuo Precision Indonesia.

Santunan senilai total Rp414 juta diserahkan kepada keluarga almarhum yang mengalami kecelakaan tunggal lalu lintas saat pulang menuju rumah hingga mengakibatkan meninggal dunia di lokasi kejadian. Almarhum meninggalkan istri dan satu orang anak berusia empat tahun.

"Kami turut berduka cita yang mendalam, bagi keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan ketabahan dan keikhlasan," kata Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bekasi Deltamas Muhammad Ali Saepuloh di Cikarang, Jawa Barat, Selasa.

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Deltamas sosialisasi program manfaat jaminan sosial kepada pemberi kerja
Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan pastikan perlindungan penuh petugas BPS korban kecelakaan

Dia mengatakan santunan bagi ahli waris ini merupakan bentuk hadirnya negara dalam melindungi seluruh tenaga kerja. Meski tidak bisa menggantikan, namun pihaknya terus berupaya agar keluarga yang ditinggalkan masih bisa meneruskan kehidupan dengan layak.

Ia turut mengapresiasi upaya manajemen atas kesigapan dalam melakukan peninjauan ulang serta tahap-tahap antisipasi pada lingkungan perusahaan walaupun kejadian kecelakaan berada di luar lingkungan perusahaan.

"Ini merupakan hal positif serta salah satu bentuk komitmen dari perusahaan untuk menjaga tenaga kerja baik di dalam maupun di luar perusahaan," ucap dia.

Ahli waris sekaligus istri almarhum, Rosalia, mengaku terpukul atas kejadian yang menimpa suaminya namun dirinya telah mengikhlaskan kejadian tersebut sebagai bagian dari takdir.

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Deltamas sosialisasi kepada pekerja SPPG

"Masih ada anak kami yang baru tahun ini rencananya mulai bersekolah. Alhamdulillah anak kami dapat beasiswa dari BPJS Ketenagakerjaan mulai TK sampai perguruan tinggi dan ini sangat bermanfaat," ujarnya.

Presiden Direktur PT Matsuo Precision Indonesia Tomohiro Isomura menyampaikan belasungkawa kepada ahli waris dan keluarga yang ditinggalkan serta terima kasih atas perhatian serta bantuan BPJS Ketenagakerjaan yang telah memberikan perlindungan juga santunan kepada ahli waris.

Ia juga berkomitmen memperkuat budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) agar kejadian serupa tidak terulang kembali sekaligus menjadikannya kali pertama dan terakhir.

"Kami dan manajemen berkomitmen untuk terus mengutamakan dan memperkuat K3 untuk seluruh tenaga kerja baik di dalam maupun di luar lingkungan perusahaan," kata dia.



Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026