Jakarta (ANTARA) - Tren makanan pedas yang digemari generasi muda kini diarahkan pada pola konsumsi yang lebih sehat melalui berbagai aktivasi kampus yang melibatkan mahasiswa secara langsung.
Salah satunya dilakukan Lemonilo melalui kegiatan bertajuk Spicy Challenge - Lemonilo Pedas Korea yang digelar di halaman Universitas Bunda Mulia (UBM), Jakarta, Kamis, dengan mengusung konsep interaktif dan kampanye digital kreatif.
Kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan tantangan mencicipi makanan pedas, tetapi juga mengajak mahasiswa memahami bahwa tren kuliner pedas dapat tetap sejalan dengan gaya hidup sehat.
Sebanyak 150 porsi mie Lemonilo Pedas Korea disiapkan gratis bagi 150 peserta pertama yang berani mengikuti tantangan tersebut. Peserta juga diminta membuat konten kreatif dan mengunggahnya ke Instagram pribadi melalui fitur Add Yours dari akun resmi Lemonilo.
Vice President Marketing Innovation Lemonilo Andita Rasyid mengatakan, kegiatan ini menjadi upaya untuk mendekatkan pesan hidup sehat kepada anak muda dengan pendekatan yang lebih relevan dan menyenangkan.
“Kami ingin membawa semangat hidup sehat dengan cara yang seru dan relevan bagi anak muda. Melalui Spicy Challenge di UBM ini, kami mengajak mahasiswa untuk merasakan sendiri kelezatan mie Lemonilo Pedas Korea tanpa rasa bersalah, sambil mengekspresikan kreativitas mereka di media sosial,” ujar Andita dalam keterangan resminya.
Ia menjelaskan, pemilihan Universitas Bunda Mulia sebagai lokasi kegiatan didasarkan pada karakter mahasiswanya yang dinilai dinamis dan kreatif secara digital, sehingga dinilai tepat untuk mendorong partisipasi aktif dalam kampanye tersebut.
Selain aktivasi fisik di kampus, kampanye digital #SpicyChallenge juga dibuka untuk masyarakat umum di seluruh Indonesia. Warga dapat berpartisipasi dengan membeli produk di gerai Indomaret terdekat, membuat konten kreatif, lalu mengunggahnya melalui Instagram untuk mengikuti tantangan tersebut.
Langkah ini dinilai mencerminkan perubahan pendekatan edukasi konsumsi sehat kepada generasi muda, yakni melalui pengalaman langsung, media sosial, dan aktivitas yang dekat dengan keseharian mereka.
Fenomena makanan pedas yang selama ini identik dengan sensasi dan hiburan, kini mulai diarahkan menjadi bagian dari gaya hidup yang tetap memperhatikan aspek kesehatan dan pola konsumsi yang lebih bijak.
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026