Makassar (ANTARA) - Rektor Universitas Hasanuddin Prof Jamaluddin Jompa (JJ) mengultimatum ancaman sanksi tegas hingga pemecatan bagi pengawas Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2026 yang terbukti curang atau melanggar aturan saat bertugas.

Prof JJ dalam keterangannya di Makassar, Jumat, mengatakan setiap pengawas harus bekerja secara profesional, teliti, dan berintegritas tinggi. Tidak hanya menjalankan tugas, tetapi juga memastikan seluruh proses berlangsung jujur dan adil, tanpa memberi ruang bagi praktik kecurangan.

“Unhas tidak akan menoleransi segala bentuk kecurangan. Siapa pun yang terbukti melanggar akan dikenakan sanksi tegas hingga dikeluarkan dari Unhas," ujarnya pada kegiatan pengarahan pengawas jelang UTBK 2026.

"Diperlukan komitmen yang kuat dan semangat saling mengawasi, karena yang dipertaruhkan bukan hanya pelaksanaan ujian, tetapi juga nama baik institusi,” lanjut Prof JJ.

Baca juga: Unhas dan Kemenkum Sulsel perkuat perlindungan hukum produk inovasi
Baca juga: Universitas Hasanuddin bersiap implementasi kebijakan WFH secara fleksibal
Baca juga: Rektor Unhas sebut ancaman siber butuh respon multidisiplin

Unhas menyiapkan sebanyak 1.128 pengawas guna menjaga integritas dan kredibilitas pelaksanaan UTBK.

Prof JJ dalam momentum itu juga menyinggung adanya oknum internal yang terlibat dalam pelanggaran pada pelaksanaan sebelumnya. Terhadap hal tersebut, Unhas telah mengambil langkah tegas tanpa kompromi, termasuk pemberhentian, sebagai bentuk komitmen menjaga marwah institusi.

Pembelajaran dari pengalaman tersebut mendorong Unhas untuk terus meningkatkan sistem pengendalian secara menyeluruh. Seluruh sivitas akademika diingatkan agar tidak memberi ruang terhadap segala bentuk penyimpangan.

Sekaligus menjadi pengingat bahwa Unhas memiliki sikap tegas terhadap segala bentuk perbuatan yang melanggar aturan.

Para pengawas UTBK adalah pejuang yang mengemban tanggung jawab besar dalam menjaga kualitas pelaksanaan ujian, kata Prof JJ.

 



Pewarta: Abdul Kadir
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026