Makassar (ANTARA) - Sebanyak enam program studi Universitas Hasanuddin menjalani visitasi akreditasi internasional Akkreditierungsagentur für Studiengänge der Ingenieurwissenschaften, der Informatik, der Naturwissenschaften und der Mathematik (ASIIN) 2026.

Pelaksanaan akreditasi ini terbagi dalam dua klaster, yakni klaster A (Program Sarjana Matematika dan Sarjana Geofisika) dan klaster B (Program Sarjana Akuakultur, Ilmu dan Teknologi Pangan, Agroteknologi, serta Peternakan).

Rektor Unhas Jamaluddin Jompa dalam keterangan di Makassar, Kamis, menyampaikan keterlibatan seluruh fakultas dalam proses ini mencerminkan kesiapan institusi dalam membuka diri terhadap evaluasi global yang objektif dan transparan.

Ia menjelaskan kesempatan ini bukan sekedar proses penilaian, melainkan ruang pembelajaran bagi Unhas untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan. Unhas terus berupaya meningkatkan kualitas dalam berbagai aspek, mulai dari kurikulum, tata kelola, hingga layanan akademik.

Baca juga: Universitas Hasanuddin serahkan 100 Beasiswa Dana Abadi pada momentum Hardiknas
Baca juga: Universitas Hasanuddin siapkan tujuh prodi baru guna penuhi kebutuhan SDM masa depan

Sebagai satu-satunya perguruan tinggi negeri berbadan hukum di kawasan Indonesia timur, kata dia, Unhas memikul tanggung jawab strategis sebagai representasi pendidikan tinggi regional.

Oleh karena itu, ujar dia, keseimbangan antara kualitas substansi akademik dan citra institusi menjadi perhatian utama dalam pengembangan ke depan.

“Unhas tidak hanya berorientasi pada capaian institusional, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi bagi bangsa. Melalui penguatan pendidikan, riset, dan inovasi, Unhas secara berkelanjutan menghasilkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan pembangunan nasional,” katanya.

Seorang perwakilan ASIIN Thomas Lichtenberg menilai Unhas memiliki fondasi kuat dalam pengembangan program studi berbasis standar internasional.

Menurutnya, partisipasi Unhas dalam ASIIN memberikan kontribusi penting terhadap pengembangan program studi berbasis degree programme yang terstruktur dan berorientasi pada kualitas.

Baca juga: Kemdiktisaintek apresiasi komitmen Universitas Hasanuddin beri jaminan mahasiswa tetap kuliah

Dalam proses asesmen, tim asesor akan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap setiap program studi yang diajukan. Hal ini mencakup evaluasi terhadap kurikulum, pembaruan program, serta kesesuaian antara perencanaan dan implementasi di lapangan.

Dokumen yang telah disiapkan oleh Unhas menjadi dasar awal untuk memahami gambaran program studi, yang kemudian akan diperdalam melalui dialog konstruktif.

"Melalui proses ini, diharapkan tercapai pemahaman bersama sekaligus rekomendasi yang dapat mendukung peningkatan kualitas program studi secara berkelanjutan,” kata Lichtenberg.

Suasana visitasi akreditasi internasional ASIIN enam prodi Unhas yang di Unhas Tamalanrea, Makassar, Sulsel.ANTARA/HO-Unhas (.)


Pewarta: Abdul Kadir
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026