Makassar (ANTARA) - Universitas Hasanuddin (Unhas) siap mengimplementasikan kebijakan WFH setiap hari Jumat sesuai surat edaran Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) yang secara fleksibel tergantung kebutuhan.

Kepala Bidang Humas Unhas Ishaq Rahman  Makassar, Kamis, menyampaikan perihal penyesuaian akademik dilakukan berdasarkan kesiapan dan karakteristik program studi.

“Jadi kalau program studi-nya bisa dilakukan WFH, kita WFH, tapi kalau tidak bisa, maka berarti di sini (tetap belajar di kampus),” ujarnya.

Baca juga: Rektor Unhas sebut ancaman siber butuh respon multidisiplin
Baca juga: 3.489 calon mahasiswa lolos SNBP Unhas 2026

Dirinya lebih jauh menyampaikan, berdasarkan surat edaran penyesuaian pembagian pola kerja terhadap pegawai ASN. Artinya setiap pegawai yang bekerja dari kantor pada hari Senin sampai Kamis akan dibagi sesuai dengan kebutuhan.

Begitupun perihal pelayanan akademik, lanjut dia, akan difokuskan pada hari Senin sampai Kamis. Namun, ketika terdapat hal penting yang harus diselesaikan, maka pada hari Jumat akan dimaksimalkan untuk bisa hadir di kampus.

Menurutnya, kebijakan WFH ini diadakan untuk mengurangi mobilitas agar dapat dilakukan efek efisiensi terhadap mobilitas terutama bagi yang menggunakan kendaraan.

“Jadi tidak semua pegawai itu masuk setiap harinya,” katanya.

Baca juga: Dapur MGB Universitas Hasanuddin perkuat integrasi riset dan layanan gizi

Unhas juga masih terus menyusun skema implementasi kebijakan karena dalam surat edaran Nomor 2 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pola Kerja di Lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dan Penyesuaian Penyelenggaraan Kegiatan Akademik di Perguruan Tinggi itu terdapat bagian yang harus ditaati dan masih perlu diterjemahkan.



Pewarta: Abdul Kadir
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026