Kabupaten Bogor (ANTARA) - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menegaskan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) menjadi mitra kunci dalam percepatan pembangunan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal itu disampaikan Dadan saat meresmikan SPPG Cijujung 03 di Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu.

Dadan mengapresiasi kontribusi Kadin, khususnya Kadin Kabupaten Bogor, yang telah berperan aktif membangun dan mengoperasikan dapur MBG di tengah masyarakat.

“Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kadin. Anda semua adalah pejuang merah putih,” kata Dadan.

Baca juga: KPK beri perhatian pada pengadaan 25.644 unit motor listrik oleh BGN

Ia menegaskan, tanpa keterlibatan mitra seperti Kadin, pembangunan SPPG akan berjalan lebih lambat jika hanya mengandalkan pemerintah.

Menurut dia, BGN pada 2025 memiliki anggaran sekitar Rp6 triliun untuk pembangunan SPPG, namun realisasinya terbatas dan belum seluruhnya operasional.

Sementara itu, SPPG yang telah berjalan secara nasional saat ini mencapai puluhan ribu unit dan seluruhnya dibangun melalui investasi masyarakat dan mitra.

“Peran mitra ini luar biasa. Tanpa mitra, kami akan sangat kesulitan mempercepat pembangunan SPPG,” ujarnya.

Dadan menjelaskan, keberadaan SPPG tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Baca juga: BGN sebut pengadaan kaos kaki bagian dari perlengkapan SPPI di Unhan

Satu dapur SPPG, kata dia, dapat mengelola anggaran hingga Rp1 miliar per bulan, dengan sebagian besar digunakan untuk membeli bahan baku dari petani, peternak, nelayan, dan pelaku UMKM.

Selain itu, operasional SPPG juga menyerap tenaga kerja lokal, dengan puluhan relawan yang direkrut dari masyarakat sekitar.

“Ini bukan hanya soal gizi, tapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan rantai pasok agar kebutuhan bahan pangan SPPG dapat terpenuhi secara berkelanjutan.

Dadan berharap kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dapat terus diperkuat guna memastikan program MBG berjalan optimal dan memberikan manfaat luas.

 

Sementara itu, Ketua Kadin Kabupaten Bogor Sintha Dec Checawaty menyatakan komitmen pihaknya untuk mendukung penuh program MBG melalui pembangunan dapur SPPG.

Ia menyebut, Kadin memandang program MBG sebagai langkah strategis untuk menggerakkan ekonomi masyarakat secara langsung.

“Kami berkomitmen memberikan layanan terbaik kepada masyarakat dan mendukung penuh program pemerintah,” kata Sintha.

Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan program MBG tidak hanya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi daerah.



Pewarta: M Fikri Setiawan
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026