Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Seknas Indonesia Maju (IM) Monisyah mengatakan, aktivitas main golf Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana adalah bagian dari kegiatan pengumpulan dana untuk korban bencana Sumatera.
"Sudah dijelaskan langsung oleh Pak Dadan bahwa beliau main golf bersama Persatuan Golf Alumni (PGA) IPB (Institut Pertanian Bogor), di mana dirinya menjadi Ketua Dewan Pembina di situ," kata Moninsyah di Jakarta, Senin.
Baginya tidak ada yang salah dengan kegiatan Dadan tersebut. Apalagi kegiatannya untuk mencari dana bagi korban bencana di Sumatera.
Baca juga: Baznas tunggu arahan Presiden buka donasi internasional
Dia pun menyayangkan aksi sosial tersebut justru digunakan pihak-pihak tertentu untuk menyudutkan Dadan, seolah-olah Kepala BGN bersenang-senang saat kondisi bangsa sedang memprihatinkan. Menurutnya, hal itu terlalu berlebihan dan merupakan suatu upaya melemahkan Pemerintahan Prabowo Subianto.
"Justru saya mensinyalir, ini bukan saja ditujukan kepada Pak Dadan, tapi juga merupakan upaya untuk melemahkan program Pak Prabowo. Karena dianggap menempatkan orang yang tidak tepat," katanya.
Padahal, dia melanjutkan, selama ini Kepala BGN dan jajaran telah berjibaku untuk menerapkan program Makan Bergizi Gratis secara massif di sekolah-sekolah.
Baca juga: Konser Band Kotak peringati Hari Jadi Banyuwangi ke-254 didonasikan untuk korban bencana Sumatera
"Secara umum, kinerja Kepala BGN sudah sangat baik dan mumpuni. Karenanya, hal-hal seperti itu jangan sengaja dihembus-hembuskan. Apalagi motifnya sudah jelas untuk penggalangan dana," serunya.
Ketum Seknas IM meminta masyarakat atau netizen tidak sembarangan membuat narasi-narasi yang berpotensi melemahkan pemerintah.
"Saat ini pemerintah dengan segala komponennya tengah berjuang menyelamatkan masyarakat yang ditimpa bencana. Kita dukung dan doakan agar semua bisa berjalan baik dan sesuai target. Jangan justru masyarakat, bukannya mendukung malah mengomentari hal-hal yang tidak benar," katanya.
