Karawang (ANTARA) - Polisi mengamankan terduga begal bersenjata celurit dari amukan massa di Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
"Pelaku begal itu harus dirawat di rumah sakit untuk mendapat penanganan medis akibat dihajar massa setelah aksinya diketahui warga," kata Kasie Humas Polres Karawang Cep Wildan di Karawang, Selasa.
Ia menyampaikan, seorang terduga pelaku begal berinisial DK menjadi bulan-bulanan warga setelah gagal melarikan diri usai menyerang korbannya dengan menggunakan celurit, di Jalan Raya Dusun Tangkil, Desa Kutaampel, Kecamatan Batujaya, pada Senin tengah malam (13/4).
Disebutkan, personel gabungan dari Pamapta Polres Karawang dan Polsek Batujaya langsung diterjunkan ke lokasi sesaat setelah menerima laporan kejadian.
Baca juga: Karawang pasang lampu PJU ruas jalan rawan begal dan kecelakaan
Baca juga: Polisi ungkap kasus begal motor di wilayah perkotaan Karawang
Disebutkan, peristiwa bermula saat korban, Aman Suherman (23) yang merupakan warga Desa Karyamulya sedang dalam perjalanan pulang sehabis kerja.
Setibanya di lokasi kejadian, korban dipepet oleh dua orang pelaku yang berboncengan sepeda motor. Tanpa basa-basi, salah satu pelaku langsung mengayunkan senjata tajam jenis celurit ke arah korban hingga korban terjatuh.
Dalam keadaan terdesak, korban berhasil melarikan diri, sementara pelaku berusaha membawa kabur motor korban dengan cara didorong (stut).
Aksi pelaku tidak berjalan mulus setelah korban berteriak meminta tolong. Saat itu korban berteriak "begal!", sehingga memancing reaksi cepat warga setempat.
Salah satu pelaku berinisial DK berhasil dikepung dan ditangkap oleh sekelompok warga. Sedangkan satu pelaku lainnya berhasil meloloskan diri dari kepungan warga.
Baca juga: Polres Karawang tingkatkan patroli cegah aksi begal dan kejahatan jalanan
"Satu terduga pelaku sempat ditangkap dan dipukuli warga di lokasi. Namun, petugas dari Polsek segera mengamankan pelaku untuk menghindari tindakan main hakim sendiri yang lebih fatal," katanya.
Akibat luka-luka yang dideritanya usai dihajar massa, pelaku DK langsung dilarikan oleh petugas ke RS Proklamasi Rengasdengklok yang kemudian dirujuk ke RSUD Karawang untuk mendapatkan perawatan medis intensif di bawah pengawalan kepolisian.
Dalam penanganan kasus ini, petugas telah melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di lokasi, serta mengamankan barang bukti.
"Saat ini kasus masih dalam pengembangan. Kami tengah melakukan pengejaran terhadap satu pelaku lainnya yang identitasnya sudah kami kantongi," katanya.
Pewarta: M.Ali KhumainiUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026