Jakarta (ANTARA) - Menteri Kebudayaan Fadli Zon menekankan pentingnya peran kebudayaan menjelang pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) X Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII).
Hal itu disampaikan Fadli Zon saat menerima audiensi DPP LDII di Jakarta, Senin, yang membahas pelibatan organisasi kemasyarakatan Islam dalam upaya pelestarian dan penguatan kebudayaan nasional.
Fadli Zon mengatakan, pemerintah mendorong seluruh elemen bangsa, termasuk ormas Islam, untuk berkontribusi dalam memajukan kebudayaan Indonesia secara bersama-sama.
“Kementerian Kebudayaan berharap semua unsur dan institusi dapat turut memajukan kebudayaan nasional secara bersama-sama, termasuk lembaga-lembaga ormas seperti LDII,” ujarnya.
Ia juga menegaskan rencana kerja sama antara Kementerian Kebudayaan dengan LDII, mengingat organisasi tersebut memiliki jaringan pendidikan yang luas, mulai dari pondok pesantren hingga perguruan tinggi.
Menurutnya, kolaborasi dengan lembaga pendidikan di bawah naungan LDII menjadi penting untuk memperkuat pembangunan karakter dan kebudayaan di tengah masyarakat.
Sementara itu, Ketua Umum DPP LDII Chriswanto Santoso menyampaikan bahwa Munas X LDII tidak hanya menjadi ajang konsolidasi internal, tetapi juga momentum merespons dinamika global.
Ia menjelaskan, perubahan lingkungan strategis global, baik dari sisi geopolitik maupun geoekonomi, turut berdampak terhadap Indonesia sehingga membutuhkan penguatan ketahanan di berbagai sektor.
“Kita ketahui bahwa lingkungan strategis global telah mengalami perubahan. Karena itu, tema Munas LDII kali ini adalah memperkuat daya tahan terhadap tantangan global,” katanya.
Chriswanto menambahkan, ketahanan yang dimaksud tidak hanya mencakup aspek fisik, tetapi juga ketahanan pangan, energi, mental, hingga kebangsaan.
Ia menilai kebudayaan memiliki peran penting dalam membangun ketahanan moral masyarakat, sehingga menjadi salah satu fokus dalam pelaksanaan Munas X LDII.
“Melalui kebudayaan, kita ingin memperkuat ketahanan moral bangsa. Karena itu kami menghadirkan Menteri Kebudayaan sebagai narasumber dalam Munas,” ujarnya.
Munas X LDII dijadwalkan berlangsung pada 7–9 April 2026 dan akan menjadi forum strategis dalam merumuskan arah kebijakan organisasi ke depan, sekaligus memperkuat kontribusi LDII dalam pembangunan nasional.
Pewarta: M Fikri SetiawanEditor : Erwan Muhadam
COPYRIGHT © ANTARA 2026