Banjarmasin (ANTARA) - Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, memperkuat sinergi pengurangan sampah dengan menggandeng seluruh lapisan masyarakat, termasuk dengan organisasi pengusaha.

Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR di Banjarmasin, Sabtu, menyampaikan sinergi ini terus dibangun di setiap kesempatan, termasuk dalam kegiatan buka puasa bersama di bulan Ramadhan 1447 H.

"Seperti hari ini kita menghadiri buka puasa bersama Kamar Dagang Indonesia (Kadin), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) dan Perkumpulan Penyelenggara Jasaboga Indonesia (PPJI), kita gelorakan untuk bersama menangani sampah," ujarnya.

Menurut Yamin, kondisi daerah saat ini masih mengalami darurat sampah akibat ditutupnya tempat pemrosesan akhir sampah (TPAS) Basirih oleh Kementerian Lingkungan Hidup RI sejak Februari 2025, sehingga penanganan sampah membutuhkan peran semua pihak, termasuk organisasi pengusaha.

Baca juga: Pemkot Banjarmasin gerakkan ribuan agen 3R edukasi lingkungan bersih

Lewat kuasa para pengusaha yang memiliki banyak karyawan, kata Yamin, dapat menggerakkan karyawannya untuk aktif memilah sampah yang bisa didaur ulang dari rumah tangga mereka masing-masing untuk mengurangi penumpukan sampah di TPS.

"Kami minta mereka bergandengan tangan untuk ikut menyosialisasikan program pemerintah dalam penanganan sampah ini," ujarnya.

Selain dengan organisasi pengusaha, Yamin juga saat menghadiri buka puasa di gedung dewan kota, juga menyampaikan sebagai mitra strategis pemerintah kota, seluruh anggota legislatif turut berpartisipasi aktif dan menyukseskan berbagai upaya penanganan sampah yang tengah digodok, baik di lingkungan keluarga, kerabatnya.

"Bahkan ketika mereka menjalankan reses dan kunjungan kerja di dapil masing-masing," tuturnya.

Baca juga: Banjarmasin perkuat tata kelola lingkungan di tingkat RT terkait darurat sampah

 



Pewarta: Sukarli
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026