Jakarta (ANTARA) - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengajak masyarakat agar tidak terpancing dengan isu-isu yang bisa memecah belah persatuan bangsa.

Hal itu disampaikan Kapolri dalam kegiatan Safari Ramadan di Polda Sumatera Selatan, Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (7/3) malam.

"Rakyat semua harus bersatu sehingga kemudian terhadap segala situasi yang ada kita dalam satu barisan. Tentunya harapan kita semua masyarakat menghadapi situasi yang ada jangan mudah terpancing oleh isu-isu yang kemudian bisa ikut memperburuk dan memecah belah persatuan,” katanya dilansir dari keterangan resmi di Jakarta, Minggu.

Pada kesempatan itu, Kapolri juga mengatakan bahwa semua elemen bangsa berhasil menjawab tantangan yang terjadi di Indonesia, contohnya ketika pandemi COVID-19.

Keberhasilan itu berkat adanya persatuan dan kesatuan sehingga negara bisa terus bertumbuh perekonomiannya.

"Karena antara umara (pemimpin pemerintahan), ulama, seluruh masyarakat bersatu, kita bisa kembali, ekonomi kita bisa tumbuh saat itu," ujarnya.

Oleh karena itu, di tengah terjadinya konflik di negara Timur Tengah, ia mengajak seluruh masyarakat bersatu untuk bersama-sama menghadapi dinamika tersebut.

"Yakinlah bahwa pemerintah tentu akan melakukan langkah-langkah yang terbaik. Bapak Presiden berjanji bahwa saya akan melindungi seluruh rakyat saya, seluruh tumpah darah yang ada sesuai dengan amanah konstitusi,” ucapnya.

Baca juga: Kapolri: Presiden perkuat kemandirian bangsa di tengah dinamika global

Baca juga: Kapolri instruksikan seluruh kapolda siapkan aplikasi "panic button" bagi pengemudi ojol

"Dan kita semua harus mendukung apa yang menjadi langkah-langkah beliau sebagai wujud bahwa Indonesia walaupun terdiri dari berbagai macam suku bangsa penuh dengan keberagaman, tapi kita memiliki satu tekad dan semangat yang sama untuk bersama-sama bersatu menjaga negara kita yang tercinta," imbuhnya.


 



Pewarta: Nadia Putri Rahmani
Editor : Heri Sutarman

COPYRIGHT © ANTARA 2026