Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Tim Patroli Perintis Presisi (3P) Satsamapta Polres Metro Bekasi menggelar patroli malam untuk mengantisipasi ancaman gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) sebagai upaya menjaga stabilitas serta kondusif lingkungan.

"Kami instruksikan tim untuk patroli malam guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, mulai dari pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), curanmor, begal, balap liar hingga tawuran remaja di wilayah hukum Kabupaten Bekasi," kata Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Pol. Sumarni di Cikarang, Minggu.

Ia menjelaskan kegiatan patroli dilaksanakan secara berkala mulai malam hingga lewat dini hari dengan menyasar sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas serta fokus pada pengawasan jalur-jalur utama hingga lokasi yang kerap dijadikan titik kumpul geng motor maupun arena balap liar.

Baca juga: Polisi pastikan tidak akan ada ruang bagi premanisme di pasar baru Bekasi

Selain mencegah kemacetan dan kejahatan jalanan, kehadiran polisi di lapangan juga menjadi simbol rasa aman bagi masyarakat yang masih beraktivitas di malam hari.

"Apalagi di tengah aktivitas padat ibadah bulan suci Ramadhan. Jadi patroli ini juga bertujuan untuk menjaga kekhusyukan warga Muslim yang sedang menunaikan ibadah," ucapnya.

Ketua Tim 3P Iptu Anwar Sadat mengatakan pihaknya mengerahkan sembilan personel didukung satu unit kendaraan roda empat serta lima unit kendaraan roda dua yang bertugas menyisir titik-titik rawan ancaman gangguan kamtibmas maupun aksi kejahatan jalanan.

Saat menjalankan aktivitas patroli, tim menerima laporan warga terkait aksi tawuran remaja di wilayah Kampung Kebon Kopi, Desa Karang Asih, Kecamatan Cikarang Utara.

"Saat tiba di lokasi, dua remaja telah lebih dahulu diamankan warga berikut barang bukti senjata tajam berupa satu bilah corbek dan satu sabit panjang," katanya.

Baca juga: Polres Bekasi tingkatkan patroli malam cegah tawuran selama libur sekolah

Tim segera melakukan penyisiran dan pengejaran terhadap para pelaku lain yang melarikan diri. Berdasarkan informasi warga, petugas akhirnya menemukan delapan remaja yang diduga terlibat dalam aksi tawuran tersebut.

Dalam proses pencarian lanjutan di area perkebunan kosong, petugas kembali menemukan satu bilah celurit yang dibungkus kaos merah. Total 10 remaja berhasil diamankan beserta sejumlah barang bukti.

Barang bukti dimaksud antara lain tiga bilah senjata tajam jenis celurit, corbek dan sabit gagang putih, tiga butir obat jenis tramadol golongan G, delapan unit telepon genggam serta tiga unit sepeda motor masing-masing Honda Vario dan dua Honda Beat dengan nomor polisi teridentifikasi.

"Seluruh remaja berikut barang bukti kemudian dibawa ke Mako Polsek Cikarang Utara guna proses pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut," katanya.

Baca juga: Polisi gagalkan aksi percobaan tawuran remaja di Kabupaten Bekasi

Iptu Anwar menegaskan patroli ini menjadi bukti nyata Polres Metro Bekasi tidak memberi ruang bagi aksi kriminalitas dan kenakalan remaja yang berpotensi meresahkan masyarakat.

Pendekatan preventif melalui patroli intensif menjadi langkah strategis dalam menekan angka kejahatan jalanan sekaligus menyelamatkan generasi muda dari lingkaran kekerasan.

Pihaknya mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya, khususnya pada malam hingga dini hari, guna mencegah keterlibatan dalam aksi yang melanggar hukum dan membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

Masyarakat turut diimbau untuk segera melaporkan peristiwa hukum di lingkungan masing-masing dengan mengakses pusat layanan 110, layanan interaktif Curhat Langsung ke Bunda Kapolres (CLBK) di nomor 081383990086 maupun nomor pengaduan 08111939110 serta ofisial SPKT 085212033711.



Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026