Karawang (ANTARA) - Bupati Karawang, Jawa Barat, Aep Syaepuloh memastikan seleksi jajaran Direksi Perusahaan Daerah Petrogas Persada berlangsung secara profesional dan transparan, demi pengembangan perusahaan daerah tersebut.

"Pemkab Karawang telah meminta pendampingan dari Kejaksaan Negeri untuk memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan sesuai aturan," kata Bupati di Karawang, Selasa.

Ia mengatakan Karawang memiliki potensi sumber daya alam yang besar, sehingga pengelolaannya harus ditangani oleh sosok yang benar-benar profesional dan berpengalaman di bidangnya.

Perusahaan Daerah Petrogas Persada layak dikembangkan untuk mengelola sumber daya alam sekaligus berkonsentrasi menyumbang pendapatan daerah. Jadi ke depan Petrogas harus benar-benar dipimpin oleh kalangan profesional.

Baca juga: Setahun kepemimpinan bupati Karawang, fokus kesehatan-infrastruktur
Baca juga: Bupati Karawang pastikan 6.209 hektare areal tambak siap direvitalisasi

"Kalau mau maju dan berkembang, maka Petrogas harus dikelola secara profesional," katanya.

Seleksi direksi Perusahaan Daerah Petrogas Persada Karawang Tahun 2026 ini dibuka untuk mengisi dua posisi strategis, yakni Direktur Utama serta Direktur Administrasi dan Keuangan.

Proses seleksi dilakukan untuk menjaring figur pimpinan yang memiliki integritas, kompetensi, pengalaman serta kapabilitas manajerial dalam mengelola perusahaan daerah sektor energi minyak dan gas secara profesional.

Adapun untuk masa pendaftaran berlangsung pada 23 Februari-4 Maret 2026.

Baca juga: Bupati Karawang akan berikan sanksi tegas THM tetap beroperasi saat Ramadhan

Petrogas Persada merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kabupaten Karawang yang bergerak di sektor hilir minyak dan gas bumi, meliputi pengangkutan, penyimpanan dan niaga.

Posisi Direktur Utama Petrogas kosong setelah pejabat sebelumnya terlibat kasus penyimpangan laporan keuangan yang mengakibatkan kerugian negara sekitar Rp7,1 miliar.

 



Pewarta: M.Ali Khumaini
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026