Jakarta (ANTARA) - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengatakan kinerja ekspor di tiga provinsi di Sumatera yang terdampak bencana banjir pada akhir 2025 tetap tumbuh, meski sempat mengalami tekanan.

Dalam paparannya, Budi menjelaskan ekspor dari Aceh relatif tidak terdampak langsung oleh banjir dan pada Desember 2025, Aceh mencatat pertumbuhan ekspor 2,42 persen secara bulanan (mtm).

"Artinya pada bulan November-Desember ini tidak ada pengaruh bencana terhadap kenaikan ekspor,” ujarnya dalam rapat koordinasi Satgas Pemulihan Pasca Bencana Sumatera di Jakarta, Rabu.

Namun, secara kumulatif sepanjang 2025, ekspor Aceh tercatat turun 6,9 persen (ctc). Penurunan tersebut, menurut Mendag, lebih dipengaruhi oleh melemahnya harga komoditas global dibandingkan faktor bencana.

Baca juga: Wamendag tindak lanjuti arahan Presiden Prabowo dengan penguatan GernasMapan

Sementara itu, Provinsi Sumatera Barat menunjukkan kinerja ekspor tahunan yang cukup kuat dengan pertumbuhan 27,64 persen pada 2025 (ctc).

Kendati demikian, pada November 2025 ekspor daerah tersebut sempat terkontraksi tajam hingga minus 52,56 persen (mtm) akibat terdampak banjir.

Pemulihan terjadi pada Desember dengan lonjakan ekspor sebesar 174,15 persen secara bulanan. (mtm).

Kondisi serupa juga terjadi di Provinsi Sumatra Utara. Secara tahunan, ekspor Sumatra Utara pada 2025 tumbuh 17,84 persen (ctc).

Namun pada November, ekspor Sumut sempat turun 25,98 persen (mtm) akibat dampak bencana. Kinerja tersebut kembali membaik pada Desember dengan pertumbuhan 18,89 persen. (mtm)

Baca juga: Pemerintah pastikan harga bahan pokok tetap stabil menjelang Ramadhan 1447 H

"Namun demikian secara keseluruhan seperti yang kami sampaikan tadi bahwa ekspor Sumatera Utara pada tahun 2025 mengalami pertumbuhan sebesar 17,84 persen (ctc)," tambahnya.

Ia mengatakan, Pemerintah akan terus memantau kondisi rantai pasok serta memastikan percepatan pemulihan ekonomi di daerah terdampak bencana agar aktivitas perdagangan dan ekspor dapat kembali stabil.



Pewarta: Bayu Saputra
Editor : Heri Sutarman

COPYRIGHT © ANTARA 2026