Bogor (ANTARA) - Ketua DPRD Bogor, Adityawarman Adil, menegaskan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW harus dimaknai sebagai momentum evaluasi diri sekaligus refleksi kehidupan sosial masyarakat.
Hal tersebut dia sampaikan saat menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung Bogor, Jawa Barat, Selasa.
Ia menyampaikan, Isra Mi’raj bukan sekadar peringatan seremonial tahunan, melainkan peristiwa penting yang sarat makna spiritual dan moral bagi umat Islam.
“Momentum memperingati Isra Mi’raj Rasulullah SAW bagi kita sekalian untuk melakukan evaluasi dan refleksi diri,” kata dia.
Baca juga: DPRD Bogor tetapkan dua perda pada tutup 2025
Ia menjelaskan, peristiwa Isra Mi’raj merupakan perjalanan mukjizat Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga Sidratul Muntaha, yang di dalamnya Nabi Muhammad SAW menerima perintah shalat lima waktu secara langsung dari Allah SWT.
Menurut dia, shalat menjadi inti dari Isra Mi’raj karena memiliki peran fundamental, tidak hanya dalam membangun hubungan vertikal antara manusia dan Sang Pencipta, tetapi juga berpengaruh terhadap tatanan sosial di tengah masyarakat.
Ia menilai kedisiplinan dalam menjalankan shalat akan berbanding lurus dengan pembentukan karakter dan integritas pribadi, yang pada akhirnya berdampak pada kualitas kehidupan sosial.
Baca juga: Bupati Bogor dan DPRD sepakati Perda Pengelolaan Sampah pada rapat paripurna
Ia mengingatkan masyarakat untuk menempatkan shalat sebagai prioritas utama dalam aktivitas keseharian, di tengah berbagai kesibukan dan dinamika kehidupan perkotaan.
“Kegiatan ini adalah pengingat bagi diri kita untuk selalu mengutamakan shalat. Sebab, ibadah shalat yang terjaga akan berdampak pada kebaikan diri sendiri dan memberikan pengaruh positif bagi kemaslahatan masyarakat luas,” ujarnya.
Acara peringatan Isra Mi’raj tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, tokoh agama, serta masyarakat.
Menurut dia, peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW tahun 2026 ini diharapkan dapat mempererat silaturahmi antarwarga serta meningkatkan nilai religiusitas masyarakat Kota Bogor agar tercipta kehidupan yang lebih harmonis dan berkah.
