Jakarta (ANTARA) - Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) akan melibatkan perguruan tinggi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat untuk melakukan kajian daya dukung dan tampung lingkungan di tengah aktivitas perusahaan di wilayah terdampak banjir di daerah tersebut.
Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq setelah acara Anugerah ProKlim 2025 di Jakarta, Senin, mengakui terjadi perubahan bentang alam wilayah terdampak banjir dan longsor di Sumatra, termasuk di dekat pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dan tambang emas.
"Saya sudah perintahkan kepada Deputi Tata Lingkungan untuk mengontak teman-teman universitas yang ada di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh untuk segera melakukan kajian," katanya.
Baca juga: KLH minta pemda percepat susun RPPLH
KLH dan sejumlah universitas di wilayah tersebut, sebelumnya sudah memiliki perjanjian kerja sama. Kajian dari perguruan tinggi tersebut, akan menjadi pelengkap dari upaya peninjauan yang sedang dilakukan KLH/BPLH terkait dengan persetujuan lingkungan sejumlah perusahaan di wilayah terdampak banjir.
Meskipun terkait dengan kewenangan dokumen persetujuan lingkungan terbagi antara KLH dan pemerintah daerah, dia memastikan akan melakukan evaluasi total.
"Jadi tadi untuk persetujuan lingkungan kita akan analisa kembali. Kita akan scale up berdasarkan kalibrasi yang hari ini disampaikan oleh alam. Kalau dia tidak mampu, kita akan hentikan persetujuan lingkungannya dan kita merekomendasikan kepada menteri teknis untuk kemudian mengubah kegiatan lain yang ramah terkait dengan alam," demikian Hanif Faisol Nurofiq.
Baca juga: Menteri LH minta kegiatan usaha pemicu bencana di Cijeruk dan Sukabumi dihentikan
Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sampai dengan Senin (1/12) sore, jumlah korban jiwa di tiga daerah terdampak bencana itu mencapai 604 orang.
Presiden Prabowo Subianto melakukan peninjauan ke lokasi terdampak bencana pada Senin. Operasi modifikasi cuaca juga dilakukan oleh pemerintah di wilayah Sumatra untuk menekan curah hujan di wilayah tersebut.
