Pariaman (ANTARA) - Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat, meminta bantuan pembangunan dermaga apung untuk di Pulau Angso Duo kepada Kementerian Pariwisata (Kemenpar), guna mendukung wisata bahari di daerah ini dan meningkatkan perekonomian warga setempat dari sektor pariwisata.
"Dermaga apung di Pulau Angso Duo sebelumnya telah rusak dan hanyut," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman Ferialdi, di Pariaman, Minggu (21/9).
"Kunjungan menurun, rata-rata hari biasa saja wisatawan pulau sekitar belasan orang namun saat ini satu atau dua orang saja sulit mendapatkannya," katanya pula.
Ia menyampaikan, kondisi tersebut juga mempengaruhi pendapatan pengusaha kapal wisata yang biasa membawa wisatawan dari muara dekat Pantai Gandoriah ke Pulau Angso Duo.
"Kapal wisata sekarang banyak yang tertambat," ujarnya lagi.
Pada Jumat (19/9), Pemkot Pariaman mengunjungi Kemenpar untuk meminta bantuan terkait sarana dan prasarana pariwisata di daerah itu.
Pemkot Pariaman menyerahkan proposal bantuan kepada Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenpar tentang pembangunan dermaga apung, kapal katamaran dan perlengkapan snorkeling, penataan pedagang di Pantai Gandoriah, serta pembangunan fasilitas umum.
Dermaga Apung Pulau Angso Duo sebelumnya merupakan bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan anggaran yang bersumber dari kementerian tersebut dan APBD setempat sekitar Rp4 miliar.
Namun pada 2022 dermaga tersebut rusak akibat dihantam gelombang laut, sehingga kemudian terbawa arus hingga ke kawasan Kecamatan Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman dan menyisakan tiang penahan dermaga yang patah.
