Moskow (ANTARA) - Para pendemo endirikan tenda di luar rumah Benjamin Netanyahu di Yerusalem untuk menentang serangan militer Israel di Kota Gaza, portal berita Ynet melaporkan.

Forum Keluarga Sandera dan Orang Hilang mengatakan bahwa kerabat para sandera tiba di Yerusalem setelah muncul laporan tentang serangan darat tentara Israel.

Mereka bermalam di sekitar rumah Netanyahu, khawatir orang-orang tercinta mereka yang ditawan Hamas, bisa terbunuh dalam serangan itu.

Netanyahu pergi dari rumahnya hanya beberapa menit setelah media melaporkan keluarga para sandera berencana menggelar aksi di rumahnya.

"Tujuan saya cuma satu, agar negara ini membawa pulang anak saya bersama 47 sandera lain, hidup atau mati," kata Einav Zangauker, ibu dari salah satu sandera.

"Dia (Netanyahu) tidak mau mendengar kami, jadi dia kabur seperti pengecut. Kami akan mengikutinya ke mana pun, siang dan malam. Ini sudah cukup," kata Zangauker.

Sumber: Sputnik



Pewarta: Yoanita Hastryka Djohan
Editor : Budi Setiawanto

COPYRIGHT © ANTARA 2026