Banjarbaru, Kalsel (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel), memberikan paket makanan tambahan (PMT) bagi balita yang kekurangan gizi.

"Upaya ini dilakukan untuk menurunkan angka stunting di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan dan kegiatan ini mendapat dukungan nyata dari PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Bandara Internasional Syamsudin Noor," ucap Wali Kota Banjarbaru Hj Erna Lisa Halaby, di Banjarbaru, Jumat

Lisa Halaby mengatakan telah penyerahan paket makanan tambahan untuk balita kekurangan gizi di Puskesmas Guntung Payung.

Menurut dia, kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Syamsudin Noor dengan Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru.

Baca juga: FOI ajak semua pihak kampanyekan pemenuhan pangan bergizi seimbang

Dia juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada PT Angkasa Pura atas kepeduliannya terhadap kesehatan anak-anak di Banjarbaru.

“Perhatian terhadap kesehatan, terutama di fase pertumbuhan balita, sangat penting untuk membentuk generasi yang sehat dan tangguh,” ujarnya.

Lisa juga berharap kerja sama ini tidak berhenti pada bidang kesehatan, tetapi juga meluas hingga ke sektor ekonomi dan sosial, sehingga pembangunan Banjarbaru semakin merata dan berkelanjutan.

Baca juga: Tak Jauh dari Ibukota, 36 Anak Terancam Gizi Buruk

Dalam kesempatan tersebut, PGS General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor, Trubus Suharsono telah menyerahkan dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) senilai Rp175 juta kepada wali kota, yang dialokasikan khusus untuk menyediakan makanan tambahan bagi balita stunting.

“Kami yakin penanganan stunting tidak bisa dilakukan secara parsial, tetapi memerlukan sinergi lintas sektor, baik pemerintah, tenaga kesehatan, maupun masyarakat,” ujar Trubus.



Pewarta: Gunawan Wibisono
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026