Surabaya (ANTARA) - Pelatih Persebaya Surabaya Eduardo Perez mengaku kecewa dengan hasil pertandingan lawan PSIM Yogyakarta usai ditumbangkan dengan skor 0-1, di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Jawa Timur, Jumat malam.
“Jika kami mencetak gol di babak pertama, pertandingan akan sangat berbeda. Tentu saya kecewa dengan hasil ini, tetapi apa yang kami tampilkan di babak pertama adalah gambaran yang perlu kami pertahankan," kata Perez saat konferensi pers setelah pertandingan di Stadion GBT Surabaya, Jumat malam.
Ia menyatakan, jika anak asuhnya telah mengendalikan permainan di paruh pertama, namun kehilangan kendali di babak kedua karena terlalu banyak berlari dan minim penguasaan bola.
Ia menegaskan kekalahan ini bukan alasan untuk menurunkan semangat tim dan harus diperbaiki di pertandingan selanjutnya.
"Besok kami mulai berlatih lagi. Kami perlu meningkatkan banyak hal dan di sepak bola tidak punya waktu untuk alasan apa pun. Kami harus terus berjuang," ujarnya.
Selain itu, ia masih optimistis dengan skuad yang telah dimilikinya karena punya pemain-pemain terbaik.
