Jakarta (Antaranews Megapolitan) - Duta Besar Republik Rakyat China untuk Indonesia Xiao Qian mengatakan pintu keterbukaan China tidak akan tutup, tetapi akan dibuka secara lebih luas.
"China berkomitmen untuk memudahkan izin masuk, memperbaiki lingkungan investasi, melindungi kekayaan intelektual, dan memperluas impor," ujar Duta Besar China untuk Indonesia Xiao Qian, dalam wawancara khusus dengan Antara, di Jakarta, Selasa.
Komitmen China tersebut disampaikan Presiden Xi Jinping saat menyampaikan pidato di Bo'ao Forum pada Selasa (10/4).
Presiden Xi Jinping menyatakan komitmennya untuk membuka hubungan dagang dengan negara lain.
"China akan memperluas impor dan siap membuka pasarnya lebih luas kepada negara lain," ujar dia.
Pada November mendatang, lanjut dia, Shanghai akan menjadi tuan rumah International Import Expo pertama.
"Kami mengundang seluruh negara untuk berpartisipasi dalam ajang tersebut. Kami mengundang delegasi Indonesia untuk datang ke Shanghai untuk membawa produk pariwisata, kuliner, kerajinan tangan dan lainnya," ujar Dubes Xiao Qian.***3***
China buka pintu keterbukaan lebih luas
Rabu, 18 April 2018 6:22 WIB
Foto Dokumentasi - Presiden Joko Widodo (kanan) dan Presiden Republik Rakyat Tiongkok Xi Jinping (kiri) saat pertemuan bilateral disela-sela menghadiri Belt and Road Forum di Gedung Great Hall of the People, Beijing. (ANTARA FOTO/Bayu Prasetyo)
China berkomitmen untuk memudahkan izin masuk, memperbaiki lingkungan investasi, melindungi kekayaan intelektual, dan memperluas impor.
