harga-sayuran-di-karawang-merangkak-naik-Karawang, 21/10 (ANTARA) - Harga sejumlah jenis sayuran di pasar tradisional Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, merangkak naik menjelang Hari Raya Idul Adha 1433 Hijriah.
Pedagang yang ditemui, Minggu mengaku kenaikan berbagai jenis sayuran itu terjadi pada sayuran jenis cabai, bawang, dan lain-lain.
Kenaikan harga itu diakui sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir.
Di pasar tradisional Rengasdengklok, harga cabai merah dijual Rp22 ribu per kilogram dari harga sebelumnya Rp19-20 ribu per kilogram. Kemudian cabai hijau Rp12 ribu dari harga sebelumnya Rp10.000 per kilogram.
Kenaikan harga juga terjadi pada cabai keriting yang kini mencapai Rp14 ribu dari harga sebelumnya Rp11-12 ribu per kilogram. Selanjutnya harga bawang putih naik menjadi Rp15 ribu dari harga sebelumnya Rp13-14 ribu per kilogram.
"Kenaikan harga itu sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir. Mudah-mudahan cepat turunnya, karena kenaikan harga itu berpengaruh kepada pembeli," kata Ramli, seorang pedagang di Karawang.
Dikatakannya, sejak terjadi kenaikan harga cabai dan bawang itu, umumnya pelanggan mengurangi jumlah sayuran jenis cabai dan bawang yang dibeli, seperti biasanya membeli 3 kilogram menjadi 2 atau 1,5 kilogram.
"Untuk harga sayuran jenis lainnya bawang merah, daun seledri dan bawang merah cenderung masih stabil. Saat ini harga bawang merah masih bertahan Rp9.000 per kilogram, daun seledri serta daun bawang masing-masing dijual Rp3.300-3.500 per kilogram," kata dia.
Seorang pembeli di Pasar Rengasdengklok, Ny Ida, berharap kenaikan harga sayuran dan sejumlah kebutuhan pokok lainnya tidak berlangsung lama hingga Idul Adha. Sebab kenaikan harga itu akan mempengaruhi pembeli.
Ia mengaku setiap terjadi kenaikan harga pada komoditas tertentu, dirinya mengurangi jumlah pembelian komoditas yang mengalami kenaikan harga itu.
Ali Khumaini
:
COPYRIGHT © ANTARA 2026