• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News bogor
Rabu, 4 Maret 2026
Antara News bogor
Antara News bogor
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Pemerintah lahirkan 10 komitmen bersama soal umrah imbas perang

      Pemerintah lahirkan 10 komitmen bersama soal umrah imbas perang

      1 jam lalu

      Wamenaker : Pelatihan vokasi harus perluas peluang kerja

      Wamenaker : Pelatihan vokasi harus perluas peluang kerja

      1 jam lalu

      Bank Indonesia intensifkan instrumen stabilisasi rupiah yang tembus level Rp16.900

      Bank Indonesia intensifkan instrumen stabilisasi rupiah yang tembus level Rp16.900

      1 jam lalu

      Celios: Transisi energi dan revisi APBN jaga pasokan BBM di tengah konflik

      Celios: Transisi energi dan revisi APBN jaga pasokan BBM di tengah konflik

      1 jam lalu

      Jangan lupa cek ban sebelum mudik Lebaran pakai kendaraan pribadi

      Jangan lupa cek ban sebelum mudik Lebaran pakai kendaraan pribadi

      1 jam lalu

  • Kabar Daerah
      • Bogor Update
      • Depok Update
      • Sukabumi Update
      • Bekasi Update
      • Purwasuka Update
      Ketua DPRD Bogor raih penghargaan kepemimpinan publik

      Ketua DPRD Bogor raih penghargaan kepemimpinan publik

      6 jam lalu

      Pemkab Bogor siapkan penunjukan Pj kades dari ASN jelang Pilkades 2028

      Pemkab Bogor siapkan penunjukan Pj kades dari ASN jelang Pilkades 2028

      7 jam lalu

      Polres Bogor ungkap pelaku pembunuhan pasangan suami istri yang terjadi di Cisarua

      Polres Bogor ungkap pelaku pembunuhan pasangan suami istri yang terjadi di Cisarua

      7 jam lalu

      Satpol PP Bogor gelar patroli Ramadhan amankan 33 botol miras

      Satpol PP Bogor gelar patroli Ramadhan amankan 33 botol miras

      14 jam lalu

      Pemkot Depok siapkan sejumlah program strategi tangani banjir dan kemacetan

      Pemkot Depok siapkan sejumlah program strategi tangani banjir dan kemacetan

      17 jam lalu

      Disdik Depok ingatkan pentingnya bangun budaya literasi dan numerasi sejak dini

      Disdik Depok ingatkan pentingnya bangun budaya literasi dan numerasi sejak dini

      22 jam lalu

      DKP3 Kota Depok pastikan keamanan olahan daging dan produk pangan hewani

      DKP3 Kota Depok pastikan keamanan olahan daging dan produk pangan hewani

      2 Maret 2026 10:55

      Tiga ikatan alumni sekolah swasta gelar baksos di Depok

      Tiga ikatan alumni sekolah swasta gelar baksos di Depok

      1 Maret 2026 10:17

      Kota Sukabumi perhatikan dan awasi gizi program MBG selama Ramadhan

      Kota Sukabumi perhatikan dan awasi gizi program MBG selama Ramadhan

      20 Februari 2026 10:06

      Pemkot Sukabumi kelola 15 bidang tanah hibah dari KPK

      Pemkot Sukabumi kelola 15 bidang tanah hibah dari KPK

      19 Februari 2026 09:57

      Wali Kota Sukabumi hapuskan denda PBB-P2

      Wali Kota Sukabumi hapuskan denda PBB-P2

      19 Februari 2026 09:50

      Diskominfo Kota Sukabumi mengelola Layanan Internet Satu Pintu

      Diskominfo Kota Sukabumi mengelola Layanan Internet Satu Pintu

      19 Februari 2026 09:46

      Disperkimtan Bekasi siap gelar ratusan pembangunan program strategis

      Disperkimtan Bekasi siap gelar ratusan pembangunan program strategis

      6 jam lalu

      Polres Bekasi bongkar gudang 187 ribu butir obat ilegal golongan G

      Polres Bekasi bongkar gudang 187 ribu butir obat ilegal golongan G

      7 jam lalu

      Polda Metro Jaya tangani kasus perampokan di Bekasi

      Polda Metro Jaya tangani kasus perampokan di Bekasi

      18 jam lalu

      Lippo Cikarang capai target pra penjualan Rp1,65 triliun

      Lippo Cikarang capai target pra penjualan Rp1,65 triliun

      23 jam lalu

      Bupati Karawang sebut Tarling mempererat silaturahim pemerintah dan warga

      Bupati Karawang sebut Tarling mempererat silaturahim pemerintah dan warga

      14 jam lalu

      Pemesanan tiket bus Damri untuk mudik Lebaran mulai meningkat cukup signifikan

      Pemesanan tiket bus Damri untuk mudik Lebaran mulai meningkat cukup signifikan

      14 jam lalu

      Polres Karawang ungkap jasad perempuan yang ditemukan di kawasan KJIE

      Polres Karawang ungkap jasad perempuan yang ditemukan di kawasan KJIE

      3 Maret 2026 06:33

      Pemkab Subang dukung proyek pembangunan akses Tol Cipali-Patimban rampung 2027

      Pemkab Subang dukung proyek pembangunan akses Tol Cipali-Patimban rampung 2027

      2 Maret 2026 13:51

  • Kesehatan
    • Kemenkes  perkuat edukasi guna lawan hoaks terkait imunisasi campak

      Kemenkes perkuat edukasi guna lawan hoaks terkait imunisasi campak

      1 jam lalu

      Ukuran celana bisa jadi tanda sederhana deteksi obesitas

      Ukuran celana bisa jadi tanda sederhana deteksi obesitas

      3 jam lalu

      Puasa bagi penderita diabetes berdampak perbaikan sistem hormonal

      Puasa bagi penderita diabetes berdampak perbaikan sistem hormonal

      3 jam lalu

      Prevalensi obesitas di Indonesia naik, masyarakat diminta cermat pilih pangan

      Prevalensi obesitas di Indonesia naik, masyarakat diminta cermat pilih pangan

      7 jam lalu

      Dinkes Yogyakarta imbau masyarakat waspada penularan leptospirosis

      Dinkes Yogyakarta imbau masyarakat waspada penularan leptospirosis

      14 jam lalu

  • Iptek
    • MacBook Pro hadir dengan M5 Pro & M5 Max, baterai tahan hingga 24 jam

      MacBook Pro hadir dengan M5 Pro & M5 Max, baterai tahan hingga 24 jam

      1 jam lalu

      Xiaomi 17 Series debut di Indonesia dengan keunggulan fotografi yang mumpuni

      Xiaomi 17 Series debut di Indonesia dengan keunggulan fotografi yang mumpuni

      3 jam lalu

      PPDS percepat pemerataan dokter spesialis di Papua

      PPDS percepat pemerataan dokter spesialis di Papua

      3 jam lalu

      UNG luncurkan program studi pendidikan dokter spesialis dan subspesialis

      UNG luncurkan program studi pendidikan dokter spesialis dan subspesialis

      7 jam lalu

      Universitas Hasanuddin perkuat implementasi MKPK tingkatkan kualitas lulusan

      Universitas Hasanuddin perkuat implementasi MKPK tingkatkan kualitas lulusan

      14 jam lalu

  • Artikel
    • ART RI dan AS 2026: Siasat "Kuda Troya" Pembayaran Digital Indonesia

      ART RI dan AS 2026: Siasat "Kuda Troya" Pembayaran Digital Indonesia

      3 jam lalu

      Menghapus stigma untuk eliminasi penyakit terabaikan bernama kusta

      Menghapus stigma untuk eliminasi penyakit terabaikan bernama kusta

      7 jam lalu

      NU, Muhammadiyah, dan penerang moral di langit Timur Tengah

      NU, Muhammadiyah, dan penerang moral di langit Timur Tengah

      14 jam lalu

      Stasiun Gambir dan lompatan baru peradaban transportasi

      Stasiun Gambir dan lompatan baru peradaban transportasi

      21 jam lalu

      Menikmati suasana bulan Ramadhan di Kuwait

      Menikmati suasana bulan Ramadhan di Kuwait

      22 jam lalu

  • Lingkungan Hidup
    • Gunung Semeru masih didominasi aktivitas gempa letusan

      Gunung Semeru masih didominasi aktivitas gempa letusan

      3 jam lalu

      Gunung Lewotobi di NTT meletus, masyarakat sekitar diminta menjauh

      Gunung Lewotobi di NTT meletus, masyarakat sekitar diminta menjauh

      4 jam lalu

      Mayoritas kota besar di Indonesia alami hujan ringan hingga sangat lebat

      Mayoritas kota besar di Indonesia alami hujan ringan hingga sangat lebat

      4 jam lalu

      Unhas dan perusahaan Korea bangun ekosistem ekonomi biru

      Unhas dan perusahaan Korea bangun ekosistem ekonomi biru

      4 jam lalu

      BMKG lakukan pemantauan gerhana bulan total di Gorontalo

      BMKG lakukan pemantauan gerhana bulan total di Gorontalo

      7 jam lalu

  • Wisata
    • Enam judul film Indonesia tayang serentak di Lebaran tahun ini, Meriam Bellina deg-degan

      Enam judul film Indonesia tayang serentak di Lebaran tahun ini, Meriam Bellina deg-degan

      3 jam lalu

      Tanjung Lesung Banten tawarkan paket Ramadhan dan Lebaran

      Tanjung Lesung Banten tawarkan paket Ramadhan dan Lebaran

      3 jam lalu

      Balai Taman Nasional Bunaken ikutsertakan warga jaga perusakan kawasan

      Balai Taman Nasional Bunaken ikutsertakan warga jaga perusakan kawasan

      7 jam lalu

      Sate bulayak jadi salah satu menu pilihan berbuka puasa di Lombok

      Sate bulayak jadi salah satu menu pilihan berbuka puasa di Lombok

      14 jam lalu

      Kemenko PM: Festival Jejak Jajanan Nusantara tak sekedar ajang promosi

      Kemenko PM: Festival Jejak Jajanan Nusantara tak sekedar ajang promosi

      20 jam lalu

  • Internasional
    • Langkah RI dan Malaysia tangani isu perbatasan patut jadi contoh dunia

      Langkah RI dan Malaysia tangani isu perbatasan patut jadi contoh dunia

      1 jam lalu

      RI harus diterima para pihak untuk jadi mediator Iran-AS-Israel

      RI harus diterima para pihak untuk jadi mediator Iran-AS-Israel

      2 jam lalu

      China serukan jaminan keamanan energi pasca "penutupan" Selat Hormuz

      China serukan jaminan keamanan energi pasca "penutupan" Selat Hormuz

      3 jam lalu

      Menlu perintahkan Dubes RI di Iran untuk segera evakuasi WNI

      Menlu perintahkan Dubes RI di Iran untuk segera evakuasi WNI

      3 jam lalu

      Qatar tidak berperang dengan Iran, hanya bela diri

      Qatar tidak berperang dengan Iran, hanya bela diri

      3 jam lalu

  • Olahraga
    • Aston Villa usung misi bangkit ketika jamu Chelsea

      Aston Villa usung misi bangkit ketika jamu Chelsea

      1 jam lalu

      Arteta tegaskan Arsenal harus dominasi laga kontra Brighton

      Arteta tegaskan Arsenal harus dominasi laga kontra Brighton

      1 jam lalu

      Liverpool takluk 1-2 di markas Wolves

      Liverpool takluk 1-2 di markas Wolves

      3 jam lalu

      Inter Milan main imbang tanpa gol hadapi Como

      Inter Milan main imbang tanpa gol hadapi Como

      4 jam lalu

      Liga Inggris: Everton hantam Burnley, Sunderland kalahkan Leeds

      Liga Inggris: Everton hantam Burnley, Sunderland kalahkan Leeds

      7 jam lalu

  • Foto
    • Nyantri Foto Antara di Puncak Bogor

      Nyantri Foto Antara di Puncak Bogor

      Senin, 2 Maret 2026 11:32

      Produksi roti konde meningkat saat bulan Ramadhan

      Produksi roti konde meningkat saat bulan Ramadhan

      Kamis, 26 Februari 2026 6:21

      Penyaluran MBG saat Bulan Ramadhan

      Penyaluran MBG saat Bulan Ramadhan

      Selasa, 24 Februari 2026 10:01

      Festival Ramadhan UMKM Kota Bogor

      Festival Ramadhan UMKM Kota Bogor

      Senin, 23 Februari 2026 8:42

      Ngabuburit naik delman di Kota Bogor

      Ngabuburit naik delman di Kota Bogor

      Minggu, 22 Februari 2026 10:25

  • Video
    • Inisiatif Pemkot Bogor perbaiki jalan nasional cegah kecelakaan

      Inisiatif Pemkot Bogor perbaiki jalan nasional cegah kecelakaan

      Minggu, 1 Maret 2026 23:43

      KBRI Abu Dhabi keluarkan imbauan bagi WNI terkait konflik Timur Tengah

      KBRI Abu Dhabi keluarkan imbauan bagi WNI terkait konflik Timur Tengah

      Minggu, 1 Maret 2026 11:18

      Belanja online makin popular, tapi pasar tradisional masih bertahan!

      Belanja online makin popular, tapi pasar tradisional masih bertahan!

      Sabtu, 28 Februari 2026 22:58

      Pasar rapi, belanja nyaman! ini peran Perumda Pasar Tohaga

      Pasar rapi, belanja nyaman! ini peran Perumda Pasar Tohaga

      Sabtu, 28 Februari 2026 22:55

      Warga Kabupaten Bogor wajib tahu! cara gampang pantau harga pasar

      Warga Kabupaten Bogor wajib tahu! cara gampang pantau harga pasar

      Sabtu, 28 Februari 2026 22:52

Petani tebu lereng Gunung Marapi bertahan di tengah gempuran kemajuan zaman

Oleh Muhammad Zulfikar Selasa, 16 Juli 2024 22:38 WIB

Petani tebu lereng Gunung Marapi bertahan di tengah gempuran kemajuan zaman

Asneli bersama Jasman petani tebu sedang menyuling tebu untuk diolah menjadi gula merah di Nagari Bukik Batabuah, Kabupatem Agam, Sumatera Barat. (ANTARA/Muhammad Zulfikar).

Padang (ANTARA) - Ialah gula merah atau lumrah disebut saka oleh masyarakat Minangkabau yang melekat erat pada kehidupan sebagian besar penduduk yang bermukim di sekitar lereng Gunung Marapi, tepatnya di Nagari (desa) Bukik Batabuah, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Nagari yang didiami oleh sekitar 12 ribu jiwa yang tersebar pada empat jorong (dukuh) itu memang sudah lama terkenal sebagai daerah penghasil tebu, sekaligus gula merah. Pada umumnya, masyarakat di daerah itu menjadikan tanaman tebu sebagai mata pencarian utama. Bahkan, hampir setiap petani tebu juga memiliki usaha pembuatan saka.

Secara pasti, belum diketahui kapan pertama kalinya masyarakat setempat mulai menanam tebu. Begitu pula dengan daerah asal usul didatangkannya bibit tebu tersebut. Petani tebu setempat menyakini tanaman dengan nama latin saccharum tersebut sudah ada sejak lama dan menjadi mata pencarian secara turun temurun.

Selain tebu, warga Nagari Bukik Batabuah juga bekerja sebagai petani padi, petani sayur, dan tanaman hortikultura lainnya. Namun, hampir 90 persen masyarakat, terutama di Jorong Batang Silasiah dan Jorong Gobah bermata pencarian sebagai petani tebu dan pembuat saka.

Asneli (48), salah seorang petani tebu sekaligus pembuat saka di Jorong Batang Silasiah, mengaku sudah menggeluti usaha itu sejak duduk di kelas dua sekolah dasar. Kemudian, ia diajak orang tuanya bekerja di perkebunan tebu sejak usia lima tahun.

Sejak kecil Asneli sudah diajari cara mangilang atau menyuling tebu menggunakan sebuah mesin manual oleh nenek beserta orang tuanya. Mesin pemeras tebu berbentuk roda itu terbuat dari besi berdiameter sekitar 30 sentimeter, dengan mengandalkan tenaga seekor kerbau untuk memutarnya.
 
Asneli seorang petani tebu saat diwawancarai terkait pengolahan tebu menjadi gula merah di Nagari Bukik Batabuah, Kabupatem Agam, Sumatera Barat. (ANTARA/Muhammad Zulfikar).

Setelah orang tua Asneli meninggal, ibu tiga anak itu terus melanjutkan usaha yang diwarisinya. Sambil menggenggam sepah tebu sisa-sisa penyulingan, ia menceritakan awal mula keluarganya menjadi petani tebu.

Awalnya, keluarga Asneli bukanlah petani tebu atau pembuat saka, melainkan warga yang sehari-harinya pergi dan pulang dari sawah sebagai petani. Namun, sejak salah seorang kerabat mereka datang dari perantauan membawa bibit tebu, keluarga perempuan bersuku Jambak itu mulai menanami sebidang tanah mereka dengan tebu.

Hal yang dia ingat, bibit tebu pertama itu dibawa dari daerah Tapuh, meskipun sesungguhnya dia tidak tahu persis bibit itu dari mana.

Dari pengakuan Asneli, buyutnya, Inyiak Datuak Nan Sati, merupakan orang pertama di jorong tersebut yang menanam tebu, yang hingga kini berkembang luas dan menjadi sumber perekonomian warga setempat.

Sejak kecil dia sudah menyaksikan langsung kedua orang tuanya bekerja sebagai petani tebu, sekaligus memproduksi saka dan kini berlanjut ke anak-anaknya.

Untuk mendapatkan gula merah yang berkualitas, petani tebu harus pintar dalam memilih tebu yang sudah matang, hingga mengolahnya menjadi saka. Tahapan itu dimulai dari memilih dan memanen tebu yang sudah berumur satu tahun.

Setelah dipanen, tebu dibawa ke tempat pengolahan atau biasa disebut tempat mangilang tebu. Tebu-tebu tersebut selanjutnya digeprek di atas batu berukuran besar menggunakan palu yang terbuat dari kayu atau besi. Kemudian, tebu diperas menggunakan mesin yang diputar oleh seekor kerbau.

Usai diperas, air tebu dimasukkan ke dalam wajan berukuran besar dan dimasak menggunakan kayu bakar. Pada proses ini, keahlian seorang pembuat gula merah diuji untuk mendapatkan saka yang manis dan berkualitas.

Air tebu yang dimasak dalam kurun waktu tertentu itu nantinya akan mengental dan masyarakat lokal menyebutnya sebagai tangguli. Selanjutnya, tangguli dipindahkan ke wajan lain untuk proses pendinginan. Kemudian, tangguli kembali dimasak menggunakan kayu bakar dengan suhu api yang tidak terlalu panas.

Selepas itu, tangguli tadi dicetak menggunakan batok kelapa sebelum dijual ke tauke. Pada umumnya saka-saka dari lereng Gunung Marapi dijual ke daerah Koto Baru, Kabupaten Tanah Datar, dan Kota Bukittinggi.

Proses pembuatan dari air tebu hingga menjadi saka atau gula merah, rata-rata menghabiskan waktu hingga tujuh jam, bahkan lebih atau tergantung dari alat yang digunakan. Jika menggunakan mesin berbahan bakar minyak (BBM), maka pembuatan gula merah akan lebih cepat dan produksinya juga jauh lebih banyak dibandingkan menggunakan alat tradisional.

Bertahan 

Di tengah kemajuan zaman, saat ini, hampir semua pekerjaan manusia dimudahkan dengan keberadaan teknologi dan mesin-mesin, namun hal itu tidak berlaku bagi Asneli dan suaminya, Jasman (51), si pembuat gula merah di Nagari Bukik Batabuah.

Bisa dikatakan hanya mereka dan segelintir orang saja yang masih bertahan menggunakan kerbau untuk menggerakkan mesin manual guna mendapatkan sari tebu.

Bertahan dengan cara-cara tradisional di tengah gempuran kemajuan zaman bukan tanpa alasan. Hal itu dipilih Asneli dan Jasman agar tetap bisa mengilang tebu dan bertahan hidup, dengan biaya produksi yang lebih murah dibandingkan dengan menggunakan mesin.

Asneli bersama suami sempat berpikir untuk membeli mesin seharga Rp32 juta itu dengan cara meminjam uang ke bank, namun niat tersebut dibatalkan karena khawatir tidak sanggup membayar cicilan setiap bulannya.

Perempuan paruh baya itu memutuskan tetap menggunakan cara-cara tradisional yang sudah diwariskan keluarganya secara turun temurun untuk memeras air tebu. Dengan mengandalkan tenaga kerbau sebagai penarik mesin, ia mampu menghasilkan maksimal 30 hingga 35 kilogram tangguli dalam sekali produksi, dengan durasi pengerjaan tujuh hingga delapan jam, sedangkan jika menggunakan mesin, dalam sehari bisa memproduksi minimal 50 kilogram.

Meski harus bersaing dengan pembuat tebu lain yang sudah menggunakan alat-alat modern, Asneli dan suaminya tidak pernah surut. Justru, asanya semakin tinggi karena menyadari anak perempuan mereka harus menjadi seorang sarjana muda.


Sarjana air tebu

Sebagai mata pencarian utama dan satu-satunya, Asneli dan Jasman paham betul kebutuhan keluarga, termasuk pendidikan anak-anak mereka yang sangat bergantung dari usaha mangilang tebu dan mengolahnya menjadi gula merah.

Sebagai petani tebu dan pembuat saka, pasangan ini menyadari jika hanya mengandalkan hasil perkebunan sendiri, maka tidak akan cukup untuk menyekolahkan dan membiayai anak-anaknya.

Untuk menambah penghasilan, pasangan itu juga menerima jasa mangilang tebu dari petani lain, karena tidak semua petani tebu di Nagari Bukik Batabuah mempunyai mesin atau pondok tempat pemerasan air tebu. Sebagian masyarakat hanya memiliki kebun tebu, kemudian jika ingin mengolahnya menjadi gula merah, mereka mengupahkannya ke pemilik pemerasan tebu.

Terkait pengerjaan, umumnya para petani tebu dan pemilik mesin bersepakat hasil tebu maupun gula merah dibagi dua, setelah seluruh biaya produksi dikeluarkan. Biaya produksi yang dimaksud ialah upah pengangkut tebu dari perkebunan ke tempat pengolahan serta biaya pembelian kayu bakar.
 
Bagi mereka, tidak ada kata letih untuk menyekolahkan ketiga anaknya hingga berhasil menjadi sarjana. Anak pertama pasangan tersebut kini telah menyandang status sarjana. Sekitar lima bulan lalu, anak sulung mereka itu baru saja menamatkan studi di salah satu perguruan tinggi Islam di Kota Bukittinggi.

Sembari menunggu mendapatkan pekerjaan yang dicita-citakan, sang anak kini mengabdikan diri di kampung halamannya sebagai guru mengaji di salah satu taman pendidikan Al Quran.

Tak berbeda jauh dari kakaknya, anak kedua Asneli bernama Elvi juga melanjutkan pendidikan di Universitas Islam Negeri Imam Bondjol Kota Padang. 

Bagi Asneli dan Jasman, dapat menyekolahkan anak-anaknya dan berhasil menjadi sarjana merupakan kebahagiaan yang tak dapat diukur dengan mata uang manapun. Semua berujung pada kepuasan batin.

Sambil bersantai, Jasman berharap dan berdoa anak-anaknya kelak menjadi orang yang sukses dan berguna bagi lingkungannya.

Lelaki yang sudah berusia setengah abad itu tak pernah berharap lebih, apalagi mengharuskan dua anak perempuannya untuk ikut ke kebun tebu dan membuat gula merah, namun anak-anaknya sadar diri bahwa membantu orang tua merupakan suatu keharusan serta wajib ditunaikan selagi bisa.

Bahkan, jika putri keduanya yang saat ini berkuliah di UIN Imam Bonjol itu libur, ia selalu ikut membantu Asneli dan Jasman untuk mangilang tebu dan membuat saka di sebuah gubuk tua yang tepat berada di belakang rumah mereka.


Hilirisasi produk

Data di Pemerintah Nagari (Desa) Bukik Batabuah menunjukkan dari 12.000 lebih penduduk, sekitar 2.500 kepala keluarga di antaranya merupakan petani tebu. Setiap pekan, daerah itu bisa memproduksi 18 hingga 22 ton saka.

Gula merah yang dikumpulkan para pengepul tersebut dijual kembali ke sejumlah daerah, di antaranya Pasar Koto Baru, Kabupaten Tanah Datar, Kota Bukittinggi, Kabupaten Solok, Kota Padang, hingga Kabupaten Kepulauan Mentawai, yang merupakan salah satu daerah terluar Indonesia di Pulau Sumatera.

Perkebunan tebu sangat berdampak positif terhadap perekonomian desa. Bahkan, sektor itu termasuk yang terus tumbuh di saat bidang lainnya mengalami penurunan, ketika pandemi COVID-19.

Pemerintah nagari terus mendorong masyarakat setempat berani berinovasi dan membuat produk turunan lainnya selain gula merah. Pelaku usaha gula merah juga disarankan segera mengurus izin pangan industri rumah tangga (PIRT).

Tidak hanya itu, Pemerintah Nagari Bukik Batabuah juga menjajaki kerja sama dengan sebuah universitas untuk membantu masyarakat setempat membuat produk turunan lainnya, salah satu yang ditargetkan ialah hilirisasi sari tebu menjadi minuman kemasan.

Targetnya tiga tahun ke depan hilirisasi produk tersebut sudah dapat diimplementasikan. Selain membutuhkan biaya yang tergolong besar, hilirisasi produk juga harus dibarengi dengan pembekalan pengetahuan dan sosialisasi yang masif kepada masyarakat.
 

Uploader : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Whatsapp
  • facebook
  • twitter
  • email
  • pinterest
  • print

Berita Terkait

Meredam derita petani singkong dan tebu

Meredam derita petani singkong dan tebu

24 September 2025 07:16

ID FOOD terus lakukan penyerapan gula petani musim giling 2025

ID FOOD terus lakukan penyerapan gula petani musim giling 2025

23 September 2025 14:41

Pemerintah siapkan Rp1,5 triliun serap gula petani tebu

Pemerintah siapkan Rp1,5 triliun serap gula petani tebu

22 Agustus 2025 07:11

Pabrik Gula Modjopanggung gelar tradisi manten tebu sambut musim giling 2025

Pabrik Gula Modjopanggung gelar tradisi manten tebu sambut musim giling 2025

9 Mei 2025 18:56

Dinas Koperasi dan UKM Sumbar rangkul Koperasi Kana untuk kesejahteraan petani tebu

Dinas Koperasi dan UKM Sumbar rangkul Koperasi Kana untuk kesejahteraan petani tebu

28 Agustus 2024 19:04

Petani penggarap di Subang kebingungan karena diusir dari lahan garapannya

Petani penggarap di Subang kebingungan karena diusir dari lahan garapannya

19 Juli 2024 23:31

Ratusan Hektare Sawah Petani Mitra PTPN VII Panen Raya

Ratusan Hektare Sawah Petani Mitra PTPN VII Panen Raya

19 Mei 2021 20:19

Kodam II-PTPN VII Jajaki Kerja sama Ketahanan Pangan

Kodam II-PTPN VII Jajaki Kerja sama Ketahanan Pangan

12 November 2020 20:07

Terpopuler

Polres Bogor percepat pembangunan 13 Rumah ASRI jelang Lebaran

Polres Bogor percepat pembangunan 13 Rumah ASRI jelang Lebaran

Tim Maung ASRI antisipasi anomali cuaca dengan pangkas pohon dan tertibkan TPS Liar

Tim Maung ASRI antisipasi anomali cuaca dengan pangkas pohon dan tertibkan TPS Liar

AHY dorong penguatan infrastruktur Kota Bogor agar tahan iklim dan cuaca esktrem

AHY dorong penguatan infrastruktur Kota Bogor agar tahan iklim dan cuaca esktrem

Defisit APBN Rp54,6 triliun per 31 Januari 2026: Apa artinya, kenapa terjadi, dan apa risikonya?

Defisit APBN Rp54,6 triliun per 31 Januari 2026: Apa artinya, kenapa terjadi, dan apa risikonya?

BCA umumkan penerima Gebyar Hadiah BCA

BCA umumkan penerima Gebyar Hadiah BCA

Top News

  • MacBook Pro hadir dengan M5 Pro & M5 Max, baterai tahan hingga 24 jam

    MacBook Pro hadir dengan M5 Pro & M5 Max, baterai tahan hingga 24 jam

    1 jam lalu

  • Pemerintah lahirkan 10 komitmen bersama soal umrah imbas perang

    Pemerintah lahirkan 10 komitmen bersama soal umrah imbas perang

    1 jam lalu

  • Langkah RI dan Malaysia tangani isu perbatasan patut jadi contoh dunia

    Langkah RI dan Malaysia tangani isu perbatasan patut jadi contoh dunia

    1 jam lalu

  • Wamenaker : Pelatihan vokasi harus perluas peluang kerja

    Wamenaker : Pelatihan vokasi harus perluas peluang kerja

    1 jam lalu

  • Bank Indonesia intensifkan instrumen stabilisasi rupiah yang tembus level Rp16.900

    Bank Indonesia intensifkan instrumen stabilisasi rupiah yang tembus level Rp16.900

    1 jam lalu

Antara News bogor
megapolitan.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Top News
  • Terkini
  • RSS
  • Twitter
  • Facebook
  • Kabar Daerah
  • Ekonomi
  • Iptek
  • Artikel
  • Lingkungan Hidup
  • Wisata
  • Internasional
  • Olahraga
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA
notification icon
Dapatkan Berita Terkini khusus untuk anda dengan mengaktifkan notifikasi Antaranews.com