Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, merevitalisasi Jembatan Kali Sadang yang berada di Pasar Rengas, Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung, dengan konstruksi bangunan percontohan sebagai upaya meminimalisir terjadi banjir.

Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan mengatakan proses revitalisasi jembatan dilakukan lantaran semula di bangunan itu terdapat tiang penopang yang mengakibatkan penumpukan sampah akibat tersangkut hingga menyebabkan aliran air kali tersumbat.

"Jembatan Kali Sadang Pasar Rengas kita bongkar dan dibangun ulang dengan konstruksi lebih melengkung ke atas. Tujuannya sebagai solusi banjir yang diakibatkan konstruksi lama terlalu landai sehingga ketika air naik, sampah tersangkut, akhirnya mampet dan terjadi banjir," katanya di Cikarang, Rabu.

Baca juga: Jalan Industri di Cikarang Utara Bekasi ditutup sementara selama perbaikan jembatan

Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan (kiri) beserta jajaran saat meninjau progres revitalisasi Jembatan Kali Sadang di Pasar Rengas, Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu. (ANTARA/Pradita Kurniawan Syah).

Dia menyatakan pembangunan jembatan baru ini merupakan upaya pemerintah daerah memitigasi bencana banjir yang kerap terjadi di kawasan pemukiman atau perumahan padat penduduk. Terlebih jembatan tersebut juga menjadi penghubung antara Kelurahan Wanasari dengan Desa Wanajaya.

"Selain jembatan ini menjadi lebih kokoh untuk menunjang mobilitas warga, jembatan ini juga akan dibangun di kedua sisinya," katanya.

Baca juga: Pemkab Bekasi bangun akses jalan menuju Jembatan Bojongmangu

Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi Henri Lincoln mengatakan revitalisasi ini menjadi proyek percontohan bagi jembatan-jembatan lain sebagai upaya meminimalisir banjir akibat sumbatan sampah di bawah jembatan.

"Jembatan yang desainnya kita lengkungkan ini jadi satu metode baru dan ini menjadi role model ke depan untuk konstruksi. Memang kita lihat cukup signifikan melengkung jadi aliran air sungai bisa lancar," katanya.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi Muchlis mengaku banjir kerap melanda titik jalan di atas jembatan tersebut akibat aliran air sungai tertutup tumpukan sampah sehingga meluap ke badan jalan.

Baca juga: Pemkab Bekasi kaji pembukaan akses jembatan antar-industri guna atasi kemacetan

Dirinya berharap pembangunan jembatan baru di atas aliran Kali Sadang ini mampu mencegah musibah banjir terulang kembali terlebih luapan air sungai itu kerap menggenangi permukiman warga sekitar.

"Apresiasi kepada Dinas Bina Marga atas pembangunan jembatan baru dengan konstruksi melengkung ini. Semoga ini menjadi solusi pencegahan banjir khususnya di wilayah sekitar sungai, apalagi di sini memang permukiman padat penduduk," kata dia.*

Pewarta: Pradita Kurniawan Syah

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2023