Jumat, 28 Juli 2017

Banjir Sumbat Jalur Penghubung Kawasan Industri Subang-Bandung

id Banjir, Sumbat, Jalur, Penghubung, Kawasan, Industri, Subang-Bandung
Banjir Sumbat Jalur Penghubung Kawasan Industri Subang-Bandung
Ilustrasi - Pengendara mendorong motornya yang mogok saat menerobos banjir di Perumahan Bukit Cengkeh 2, Depok, Selasa (21/2). (Foto Antara/Akbar Nugroho Gumay/Dok).
Jalan dialihkan ke Majalaya, katanya di Kahatex masih banjir
Bandung (Antara) - Jalur di jalan nasional Bandung-Garut dari dua arah macet akibat banjir merendam badan jalan di kawasan industri Kahatex, Kabupaten Sumedang dan industri Vonex, Kabupaten Bandung, Senin.

Banjir yang menimbulkan kemacetan di jalan nasional itu sudah terjadi sejak, Minggu (19/3) petang hingga Senin pagi akibat antrean kendaraan di jalur itu masih panjang.

Kepala Polsek Cimanggung Komisaris Polisi Amin Taufan mengatakan, kepadatan arus kendaraan masih terjadi di Jalan raya Bandung-Garut.

Kondisi jalan nasional itu, kata dia, masih digenangi banjir sehingga menghambat arus kendaraan.

"Masih seperti itu (banjir)," kata Amin melalui telepon seluler.

Pengguna jalan yang hendak pergi ke Jakarta dari Garut, Wildan mengatakan terpaksa melewati jalur alternatif Majalaya karena macet di kawasan Rancaekek menuju Cileunyi.

"Jalan dialihkan ke Majalaya, katanya di Kahatex masih banjir," tutur Wildan.

Pengguna jalan lainnya, Firman mengatakan jalan di kawasan Rancaekek menuju Kahatex macet.

Firman yang mengendarai mobil terpaksa harus menggunakan jalur alternatif ke Majalaya kemudian lewat Kamojang untuk menghindari macet di jalan nasional itu.

"Macetnya parah, saya tadi lewat Kamojang, lancar," kata Firman yang hendak pergi menuju Garut.

Banjir di jalan nasional tersebut sudah kesekian kalinya terjadi pada musim hujan.

Setiap banjir tersebut, arus lalu lintas kendaraan dari arah Bandung menuju Garut maupun sebaliknya macet.

Bahkan banyak kendaraan yang mogok karena menerobos banjir.

Editor: Andi Firdaus

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga