Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Kantor BPJS Kesehatan Cabang Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat memperluas jangkauan program Jaminan Kesehatan Nasional dengan menyasar pekerja yang terlibat langsung operasional usaha Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) serta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Kepala Kantor BPJS Kesehatan Cabang Cikarang Erwin Fadillah mengatakan ada tiga fokus utama implementasi kerja sama ini mencakup penguatan peran KDMP, optimalisasi program donasi JKN serta perluasan perlindungan JKN bagi relawan maupun pekerja yang terlibat dalam operasional SPPG.
"Kerja sama terfokus pada optimalisasi peran KDMP, saat ini sedang uji coba di Desa Sukaresmi. Kedua, penandatanganan terkait program donasi yang melibatkan seluruh institusi dalam ekosistem JKN. Ketiga, memaksimalkan perlindungan JKN bagi relawan dan pekerja di SPPG," katanya di Cikarang, Kamis.
Dia menjelaskan program Donasi JKN bentuk kolaborasi melibatkan badan usaha dan berbagai pihak yang selama ini menjadi bagian dari ekosistem JKN.
Baca juga: BPJS Kesehatan resmikan gedung baru untuk tingkatkan kualitas layanan bagi peserta
Program ini untuk membantu masyarakat yang belum memiliki perlindungan kesehatan karena keterbatasan kemampuan fiskal pemerintah maupun kondisi ekonomi keluarga.
"Kami menarik seluruh pihak yang terlibat dalam ekosistem JKN untuk ikut berperan dalam pembiayaan dan pengumpulan iuran secara gotong royong. Harapannya, masyarakat yang belum terjangkau bantuan pemerintah pusat maupun daerah tetap dapat memperoleh akses jaminan kesehatan," katanya.
Selanjutnya, perlindungan bagi relawan dan pekerja SPPG juga menjadi perhatian khusus. Seluruh sumber daya yang bekerja di dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) didorong untuk menjadi peserta aktif JKN agar memperoleh perlindungan kesehatan secara menyeluruh.
"Kami ingin memastikan seluruh relawan yang bekerja di dapur SPPG sudah terjamin program JKN. Selain itu, melalui program donasi yang diinisiasi oleh yayasan maupun pengelola dapur, kami berharap semakin banyak masyarakat yang dapat dibantu kepesertaannya," ujarnya.
Baca juga: BPJS Kesehatan Cikarang apresiasi 40 fasilitas kesehatan digital
Sebagai pemilik kawasan industri terbesar di Asia Tenggara, Kabupaten Bekasi dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung keberhasilan program Donasi JKN. Saat ini terdapat sekitar 8.000 badan usaha yang beroperasi di Kabupaten Bekasi.
"Kami tidak berbicara soal target semata tapi melihat potensi yang ada. Prioritas kami saat ini adalah badan usaha menengah dan besar. Setelah itu, program ini akan diperluas ke seluruh wilayah Kabupaten Bekasi agar semakin banyak masyarakat mendapatkan perlindungan kesehatan," katanya.
KDMP juga akan berperan sebagai pusat layanan dan fasilitator pembayaran kepesertaan JKN. BPJS Kesehatan juga telah memperoleh dukungan dari sektor perbankan untuk memperkuat sistem pembayaran di tingkat desa.
"Alhamdulillah saat ini kami sudah mendapat dukungan dari bank negara untuk membantu penyediaan sarana pembayaran yang nantinya ditempatkan di Koperasi Desa Merah Putih sehingga masyarakat lebih mudah mengakses layanan," katanya.
Baca juga: BPJS Kesehatan Cikarang mulai bangun gedung optimalkan pelayanan
Berdasarkan data BPJS Kesehatan, cakupan semesta atau Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Bekasi sudah mencapai 99 persen. Meski demikian, masih terdapat puluhan ribu warga yang belum terdaftar sebagai peserta JKN serta ratusan ribu peserta yang status kepesertaan belum aktif.
"Masih ada sekitar 30 ribu warga yang belum tersentuh program JKN. Selain itu, sekitar 600 ribu peserta perlu diaktifkan kembali. Program donasi ini menjadi salah satu solusi jangka panjang memperluas perlindungan kesehatan tanpa membebani APBN maupun APBD," ucapnya.
Erwin mengajak seluruh perusahaan dan pelaku usaha di Kabupaten Bekasi untuk mengambil peran aktif mendukung keberlangsungan program JKN sebagai bentuk tanggung jawab sosial terhadap masyarakat sekitar.
"Sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Asia Tenggara, sudah seharusnya perusahaan ikut memperhatikan kondisi kesehatan masyarakat di sekitarnya. Saatnya kita beraksi nyata dan bersama-sama memastikan masyarakat Kabupaten Bekasi memperoleh jaminan kesehatan yang layak," kata dia.
Pewarta: Pradita Kurniawan SyahUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.