Karawang (ANTARA) - Pengelola Taman Pemakaman Muslim Modern Al Azhar Memorial Garden menyampaikan penayangan film Baby Udon membuat publik menyoroti Al Azhar Memorial Garden, karena film itu juga mengangkat tentang rumah terakhir islami. 

Marketing Manager Al Azhar Memorial Garden, Prana, dalam keterangannya di Kabupaten Karawang, Jabar, Kamis mengatakan, film Baby Udon membuka mata banyak orang tentang bagaimana sebuah perpisahan seharusnya dihadapi dengan ketenangan dan penghormatan terbaik.

"Kisah di film Baby Udon sangat dekat dengan kenyataan. Kehilangan selalu meninggalkan duka mendalam, dan hal terakhir yang diinginkan sebuah keluarga yang sedang berduka adalah kerumitan teknis mencari makam atau kekhawatiran makam tertimpa di kemudian hari," katanya. 

Penayangan film Baby Udon yang belakangan menyita perhatian publik memang berhasil memancing respons emosional para penontonnya.

Di balik alur cerita yang menyentuh hati dan penuh keharuan, film ini rupanya menyisakan perbincangan mendalam mengenai realitas yang kerap dihindari banyak keluarga, yakni pentingnya mempersiapkan tempat peristirahatan terakhir yang layak, tenang, dan murni sesuai tuntunan syariat Islam.

Sorotan publik terhadap isu tersebut membuat kawasan pemakaman Muslim modern, Al Azhar Memorial Garden ramai diperbincangkan warganet hingga menjadi rujukan keluarga Muslim yang mulai sadar pentingnya persiapan dini.

Disebutkan, banyak penonton mengaku tergugah oleh pesan tersirat dalam film tersebut, di mana momen perpisahan dengan sosok terkasih seringkali datang mendadak.

Sementara urusan pencarian lahan makam di kota-kota besar seringkali diwarnai kepanikan, keterbatasan lahan, hingga kekhawatiran soal kesesuaian syariat.

Menurut Prana, perhatian besar masyarakat belakangan ini juga terlihat dari meningkatnya kunjungan publik untuk mencari informasi seputar perencanaan makam keluarga melalui laman resmi Al Azhar Memorial Garden. 

"Mempersiapkan peristirahatan terakhir bukan lagi hal tabu, melainkan wujud kasih sayang dan tanggung jawab agar tidak membebani keluarga yang ditinggalkan. Kami terus mengedukasi masyarakat bahwa pemakaman islami modern kini bisa direncanakan jauh-jauh hari dengan penuh kepastian," katanya.

Al Azhar Memorial Garden berdiri di atas lahan seluas 25 hektare di wilayah Kabupaten Karawang. Kehadiran taman pemakaman muslim ini dirancang untuk menghapus kesan pemakaman konvensional yang seringkali dinilai menyeramkan.



Pewarta: M.Ali Khumaini
Editor : Syarif Abdullah

COPYRIGHT © ANTARA 2026