Kabupaten Bogor (ANTARA) - Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat mendeklarasikan komitmen pengelolaan lingkungan sebagai bagian dari upaya membangun budaya peduli lingkungan dan pengurangan sampah dari sumbernya.

Deklarasi tersebut dilakukan dalam kegiatan Budaya Ngalokat Cai di kawasan Telaga Saat, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jumat, bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan rangkaian Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor Unu Nur Iman mengatakan deklarasi tersebut merupakan bentuk komitmen ASN untuk menjadi contoh sekaligus agen perubahan dalam pengelolaan lingkungan di tengah masyarakat.

 

“Ini hanya bentuk komitmen saja. Sebelum kita deklarasi, DLH sudah lebih dulu menerapkan komposter di rumah masing-masing pegawai. Sebelum ke masyarakat, kita contohkan dulu dari ASN,” kata Unu.

Menurut dia, deklarasi tersebut menjadi langkah awal untuk membangun kesadaran lingkungan dari internal pemerintah daerah sebelum diperluas kepada masyarakat luas.

Ia menjelaskan ASN didorong menerapkan pengelolaan sampah organik secara mandiri melalui penggunaan komposter rumah tangga maupun komposter komunal di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

“Harapannya ASN-ASN itu menjadi agen perubahan dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Kita jangan bicara enam juta jiwa dulu, kita bicara sekitar 44 ribu ASN dulu,” ujarnya.

Selain deklarasi ASN, pada kegiatan tersebut juga dilakukan pembacaan komitmen lingkungan oleh pelaku usaha dan UMKM, termasuk pelaku usaha yang berpotensi menghasilkan limbah di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Cileungsi.

Menurut Unu, keterlibatan berbagai unsur masyarakat diperlukan, karena persoalan lingkungan tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah daerah.

“Kalau gerakannya bersama-sama, sesuai moto Hari Jadi Bogor, bergerak serempak dan berdampak, tentu akan membawa iklim yang positif bagi lingkungan,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Pemkab Bogor juga mengukuhkan pengurus Forum Kampung Ramah Lingkungan (KRL) tingkat kecamatan sebagai bagian dari strategi memperkuat pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat.

 

 

Forum tersebut diharapkan mampu menjadi wadah edukasi sekaligus memperluas penerapan pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan di tingkat kampung.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika mengatakan pelestarian lingkungan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, komunitas, pelaku usaha hingga media massa.

Karena itu, berbagai deklarasi dan ikrar yang dilakukan dalam kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni, melainkan menjadi komitmen yang diwujudkan dalam tindakan nyata.

“Pesan kami sederhana, jangan berhenti di sini. Lakukan langkah-langkah yang mungkin tidak selalu terlihat dan tidak selalu mendapat pujian, tetapi memberikan dampak nyata bagi lingkungan,” kata Ajat.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: ASN Pemkab Bogor deklarasikan komitmen pengelolaan lingkungan

Pewarta: M Fikri Setiawan
Editor : Syarif Abdullah

COPYRIGHT © ANTARA 2026