Karawang (ANTARA) - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memastikan kesiapan layanan operasional di wilayah Jalan Tol Trans Jawa pada periode libur Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026.

"Pada periode libur Hari Raya Idul Adha, hingga Rabu ini kondisi lalu lintas di wilayah Trans Jawa masih terpantau normal dan lancar," kata Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, dalam keterangannya di Karawang, Jabar, Rabu,

Ia menyampaikan, sebagai upaya menjaga kelancaran transaksi, JTT mengoperasikan 18 gardu arah Trans Jawa dan 12 gardu arah Jakarta di Gerbang Tol Cikampek Utama.

Hal tersebut dilakukan secara situasional, menyesuaikan kondisi lalu lintas di lapangan.

Selain itu, JTT juga memastikan kesiapan petugas operasional, armada layanan lalu lintas, serta pemantauan kondisi jalan secara real-time melalui CCTV dan Dynamic Message Sign (DMS).

Baca juga: JTT siagakan layanan antisipasi lonjakan mobilitas libur Idul Adha
Baca juga: 45.680 kendaraan kembali ke Jakarta via MBZ pada periode libur Idul Adha

Menurut dia, meski pada periode libur panjang Hari Raya Idul Adha arus lalu lintas di ruas Tol Jakarta-Cikampek masih lancar, JTT memastikan kesiapan layanan operasional, baik di sisi transaksi, lalu lintas, maupun layanan petugas di lapangan untuk memberikan perjalanan yang aman dan nyaman bagi pengguna jalan.

"Kami mengimbau pengguna jalan untuk tetap berhati-hati selama perjalanan, memastikan kendaraan dalam kondisi prima, serta memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum memasuki jalan tol," katanya.

Sementara itu, pada momentum libur panjang Hari Raya Idul Adha tahun ini, Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division mencatat adanya peningkatan volume lalu lintas di sejumlah ruas tol wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat.

Peningkatan trafik terjadi seiring tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan momen libur panjang untuk melakukan perjalanan menuju kawasan wisata maupun daerah tujuan mudik lokal.

Baca juga: Jasamarga Transjawa Tol masih berlakukan diskon tarif tol 20 persen hingga 9 Juni

Untuk volume kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabodetabek menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Merak, serta kawasan Puncak Bogor melalui sejumlah gerbang tol utama tercatat sebanyak 208.453 kendaraan atau meningkat 15,30 persen dibanding volume lalu lintas normal sebanyak 180.316 kendaraan.

Sementara itu, volume lalu lintas menuju wilayah Bandung, Rancaekek, Garut, dan sekitarnya melalui ruas tol wilayah Jawa Barat juga mengalami peningkatan. Tercatat sebanyak 85.701 kendaraan menuju wilayah tersebut atau naik 32,95 persen dibanding volume lalu lintas normal sebanyak 64.459 kendaraan.

Untuk kendaraan yang meninggalkan wilayah Bandung dan sekitarnya menuju Jakarta, tercatat sebanyak 65.135 kendaraan melintas atau meningkat 17,61 persen dibanding volume lalu lintas normal sebanyak 55.396 kendaraan.



Pewarta: M.Ali Khumaini
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026