Karawang (ANTARA) - Polres Karawang menyampaikan seorang pelajar Madrasah Ibtidaiyah (MI) asal Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat yang sempat dilaporkan hilang dan viral di media sosial akhirnya ditemukan saat bersama dengan pacarnya. 

Kasie Humas Polres Karawang Ipda Cep Wildan, dalam keterangannya di Karawang, Kamis mengatakan, teka-teki hilangnya seorang pelajar berusia 13 tahun yang sempat viral di media sosial akhirnya terjawab. 

Korban yang berinisial LZ ditemukan oleh pihak keluarga pada Kamis pagi setelah dilaporkan hilang selama empat hari.

Gadis belia asal Kelurahan Tanjungmekar, Kecamatan Karawang Barat ini ditemukan sedang bersama kekasihnya, SA (15), pada Kamis pagi di sebuah pos saung di Kampung Jatimulya, Kelurahan Mekarjati, Kecamatan Karawang Barat.

Cep Wildan mengatakan, kejadian bermula pada Minggu (17/5), pelaku (SA) awalnya mengirim pesan melalui WhatsApp kepada korban dan menyatakan niatnya untuk kabur dari rumah. 

Meski sempat dilarang oleh korban, keduanya akhirnya sepakat untuk bertemu di Jembatan Jalan Baru pada Senin (18/5) pagi.

Di sisi lain, pada Senin (18/5) sekitar pukul 07.00 WIB, korban berpamitan kepada orang tuanya untuk berangkat ke sekolah. Namun, korban ternyata tidak sampai ke sekolah dan memilih menemui SA. Keduanya kemudian bersembunyi di sebuah pos saung di wilayah Mekarjati.

Selanjutnya pihak keluarga dan warga berhasil mengendus keberadaan keduanya. Pada Kamis (21/5) sekitar pukul 07.00 WIB, korban dan pelaku ditemukan sedang duduk di pos saung tersebut.

Dari hasil pemeriksaan awal, terungkap beberapa fakta di balik aksi nekat kedua remaja yang telah menjalin hubungan asmara sejak Februari 2026 ini.

Korban mengaku nekat kabur dari rumah karena keberatan dengan rencana orang tuanya yang hendak memasukkannya ke Pondok Pesantren.

Selama kabur, korban dan pelaku ini menginap menginap di sebuah saung, di Kampung Jatimulya, Kelurahan Mekarjati, Kecamatan Karawang Barat, Karawang.

"Jadi selama empat hari (Senin hingga Kamis), keduanya tinggal bersama di pos saung di Kampung Jatimulya sebelum akhirnya ditemukan," katanya.

Cep Wildan menyebutkan, pihak keluarga sempat mengamankan pelaku ke kantor Kelurahan Tanjungmekar sebelum akhirnya pihak kepolisian dari Polres Karawang tiba di lokasi.

"Kami telah menindaklanjuti laporan terkait video viral anak hilang tersebut. Pelaku dan anak korban sudah kami bawa ke Polres Karawang untuk dimintai keterangan lebih lanjut melalui proses interogasi lisan," katanya. 

Saat ini, kasus tersebut tengah ditangani oleh Unit PPA Polres Karawang untuk memastikan kondisi psikis korban serta menentukan langkah hukum selanjutnya mengingat pelaku dan korban masih tergolong di bawah umur.



Pewarta: M.Ali Khumaini
Editor : Syarif Abdullah

COPYRIGHT © ANTARA 2026