Jakarta (ANTARA) - Menteri Pariwisata Republik Indonesia Widiyanti Putri Wardhana menyambut baik usulan Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) terkait pengembangan wisata ramah Islam yang terintegrasi.
Hal itu disampaikan saat Menteri Widiyanti menerima Ketua Umum IPEMI Ingrid Kansil bersama jajaran pengurus IPEMI di Jakarta, Rabu.
Ketua Umum PEMI menyampaikan beberapa poin pengembangan wisata ramah Islam yang terintegrasi dengan penguaran ekonomi masyarakat melalui UMKM dan desa wisata.
IPEMI menekankan pentingnya penguatan inkubasi desa wisata yang dikaitkan langsung dengan pemberdayaan pelaku UMKM lokal. Konsep ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem wisata yang tidak hanya menarik bagi wisatawan, namun juga memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat sekitar.
Dalam kesempatan tersebut, IPEMI menyampaikan beberapa usulan yakni pembangunan pusat toko oleh-oleh di sekitar kawasan wisata sebagai wadah promosi dan pemasaran produk UMKM lokal binaan masyarakat dan anggota IPEMI.
Perlunya komunikasi dan dukungan agar produk-produk anggota IPEMI mendapatkan ruang display di dalam kompleks Taman Wisata Borobudur, bukan hanya terpusat di Kampung Seni Borobudur.
Hal ini dinilai penting untuk memperluas akses pasar serta meningkatkan visibilitas produk UMKM perempuan.
Selain itu, IPEMI juga mendorong adanya kolaborasi dengan pelaku usaha perhotelan dan restoran agar memberikan kesempatan kepada anggota IPEMI untuk menampilkan dan memasarkan produk-produk unggulan mereka di galeri maupun area display milik hotel dan restoran.
IPEMI berharap sinergi antara pemerintah, pengelola destinasi wisata, pelaku industri hospitality, dan UMKM perempuan dapat memperkuat pengembangan wisata ramah Islam sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Pewarta: WuryantiEditor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026