Kabupaten Bogor (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menyiapkan lahan seluas 750 hektare di Kecamatan Rancabungur untuk pembangunan pusat olahraga nasional yang ditargetkan mulai berproses pada 2026–2027.
Bupati Bogor Rudy Susmanto di Cibinong, Bogor, Jumat, mengatakan proyek tersebut masih menunggu persetujuan pemerintah pusat, mengingat pembangunan dan pendanaan sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat.
“Mudah-mudahan di 2026, maksimal 2027, sport center terbesar di dunia di Rancabungur tahapannya dapat segera dilaksanakan,” ujar Rudy.
Baca juga: Pemkab Bogor Dorong Perekonomian Dari Sektor Olahraga
Baca juga: Bupati Rudy Susmanto ajak Chris John bangun pusat olahraga bela diri di Bogor
Ia menjelaskan, kawasan yang disiapkan berada di dua desa, yakni Desa Cimulang dan Desa Candali, Kecamatan Rancabungur, dengan total luasan mencapai sekitar 750 hektare.
Dari total tersebut, sekitar 500 hingga 600 hektare dialokasikan untuk pembangunan sport center, sementara sekitar 100 hektare diperuntukkan bagi Universitas Pertahanan (Unhan) dan sekitar 50 hektare untuk perluasan Kopassus.
Menurut Rudy, kehadiran pusat olahraga berskala besar ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak pembangunan kawasan sekaligus mendorong peningkatan ekonomi masyarakat di sekitar lokasi.
Baca juga: Bupati Bogor sambangi KONI Pusat minta dukungan tentang event olahraga
Selain itu, fasilitas tersebut juga diproyeksikan menjadi pusat pembinaan atlet dengan standar internasional, yang mampu menampung berbagai cabang olahraga.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bogor Asnan AP menambahkan, pembangunan pusat olahraga tersebut merupakan inisiasi dari Kementerian Pemuda dan Olahraga.
Ia menyebut, lokasi pembangunan direncanakan berada di Desa Cimulang dan Desa Candali, namun hingga saat ini belum ada kepastian waktu pelaksanaan proyek.
“Untuk realisasi pembangunannya kami masih menunggu dari pemerintah pusat, karena kewenangannya ada di sana,” kata Asnan.
Pemerintah Kabupaten Bogor, lanjut dia, berperan dalam mendukung kesiapan administratif, termasuk perizinan serta penyiapan infrastruktur penunjang di kawasan tersebut.
Pewarta: M Fikri SetiawanUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026