Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Cabang Bekasi Delta Mas menyasar peserta baru dari kalangan pekerja ekosistem desa sebagai upaya memperluas kepesertaan sekaligus mewujudkan cakupan perlindungan semesta di daerah itu.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bekasi Delta Mas Muhammad Ali Saepuloh menekankan aspek kolaborasi lintas sektoral untuk merealisasikan cakupan perlindungan semesta atau universal coverage program perlindungan jaminan sosial bagi tenaga kerja, khususnya pada segmen pekerja informal.

"Sinergi lintas sektor penting untuk bisa mencapai universal coverage dan sesuai target sasaran kami maka intensitas koordinasi serta kerja bersama perangkat daerah terkait di Kabupaten Bekasi terus ditingkatkan," katanya di Cikarang, Jumat.

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Deltamas sosialisasi program manfaat jaminan sosial kepada pemberi kerja

Dia menjelaskan, tahap awal merealisasikan perluasan cakupan peserta dari sektor pekerja informal pada ekosistem desa dilakukan melalui skema monitoring dan evaluasi (monev) berkelanjutan terhadap potensi kepesertaan baru berikut tantangan yang dihadapi.

Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat desa akan penting memiliki perlindungan sosial sekaligus memperluas cakupan kepesertaan secara signifikan.

"Universal coverage tidak dapat tercapai tanpa dukungan penuh dari pemerintah daerah hingga tingkat desa. Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam memastikan seluruh pekerja mendapatkan perlindungan yang layak," katanya.

Ali menilai kolaborasi bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi melalui monev ini turut mendorong peran aktif aparatur hingga tingkat desa dalam rangka memperluas program perlindungan sosial khususnya bagi pekerja rentan.

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan pastikan perlindungan penuh petugas BPS korban kecelakaan

Kepala DPMD Kabupaten Bekasi Imam Santoso mengatakan desa memiliki peran strategis dalam mendukung tercapainya perlindungan sosial secara paripurna.

"Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan, kami berharap pemerintah desa semakin aktif mendorong masyarakat, khususnya pekerja rentan untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan," ujarnya.

Ia menjelaskan kegiatan ini yang mencakup sosialisasi dan edukasi mengenai pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan terus digencarkan dengan menyasar pekerja rentan seperti petani, nelayan, pelaku UMKM hingga pekerja harian lepas yang ada di desa-desa.

DPMD Kabupaten Bekasi juga menyatakan akan terus memperkuat koordinasi dengan kepala seksi pemerintahan desa di setiap kecamatan agar menjalankan keputusan kepala daerah terkait kepesertaan perangkat desa dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Deltamas sosialisasi kepada pekerja SPPG

"Khususnya di Kecamatan Tarumajaya dan Pebayuran karena dua kecamatan itu belum mendaftarkan perangkat desanya sehingga belum terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan," ucap dia.

Imam berharap berbagai tantangan dan peluang dalam implementasi program jaminan sosial ketenagakerjaan di desa dapat teridentifikasi melalui kegiatan ini. Hasilnya akan menjadi dasar penyusunan langkah strategis guna meningkatkan kepesertaan masyarakat.

"Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan, diharapkan perlindungan terhadap pekerja, khususnya di sektor informal dan wilayah desa dapat lebih optimal, merata dan berkelanjutan," kata dia.



Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026