Pangkalpinang (ANTARA) - Gubenur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani akan mengeluarkan instruksi kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk menggunakan sepeda dan atau kendaraan roda dua sebagai langkah pemerintah daerah menghemat pemakaian bahan bakar minyak (BBM).
"Saya perintahkan ASN untuk mulai menggunakan sepeda dayung dan sepeda motor ke kantor untuk menghemat pemakaian BBM ini," kata Hidayat Arsani di Pangkalpinang, Kamis.
Ia mengatakan saat ini pemerintah sedang mengkaji penerapan work from anywhere (WFA) atau bekerja dari rumah bagi seluruh ASN, guna menghemat pemakaian BBM.
"Pemberlakuan WFA satu kali dalam seminggu bagi ASN ini masih dikaji untuk menghemat BBM ini," ujar dia.
Ia mengatakan kebijakan ASN, bupati dan wali kota menggunakan sepeda ke kantor itu untuk mendukung kebijakan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam mengantisipasi terjadinya krisis BBM global, sebagai dampak konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel, yang menutup jalur distribusi bahan bakar minyak dunia.
"Kalau saya sendiri sudah mengurangi semuanya. Apalagi dengan bersepeda tidak hanya mengurangi pemakaian BBM tetapi juga dapat menyehatkan tubuh," ujar dia.
Menurut dia, pemakaian BBM di kota-kota besar cukup tinggi dibandingkan di Provinsi Kepulauan Babel. "Di kota-kota besar mungkin 10 ton BBM hanya cukup untuk kebutuhan masyarakat selama satu hari".
"Pemakaian BBM 10 ton di Bangka Belitung ini bisa untuk satu bulan, karena penduduk daerah ini tidak terlalu banyak dan jarak antara satu kabupaten serta kota dekat, berbeda dengan provinsi-provinsi besar lainnya memiliki jarak jauh-jauh yang membutuhkan BBM yang banyak," katanya.
Baca juga: Kemenko Marves sebut kendaraan listrik solusi turunkan emisi dan hemat subsidi BBM
Baca juga: KAI manfaatkan energi surya untuk hemat Rp2,5 miliar sekaligus kurangi emisi
Pewarta: AprionisEditor : Erwan Muhadam
COPYRIGHT © ANTARA 2026