Kabupaten Bogor (ANTARA) - Sejumlah pemudik memilih melakukan perjalanan pada malam hari untuk menghindari kemacetan di jalur Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada arus mudik Lebaran 2026.
Kasat Lantas Polres Bogor, Iptu Afif Widhi Ananto di Bogor, Kamis, mengatakan perubahan pola perjalanan ini terlihat dari banyaknya pemudik yang melintas pada sore hingga malam hari.
“Sejumlah pemudik yang melintas mengaku memiliki berbagai pengalaman selama perjalanan, terutama terkait kemacetan dan kondisi cuaca, sehingga rata-rata mereka memilih berangkat sore atau malam hari,” ujarnya.
Menurut dia, jalur Puncak masih menjadi salah satu rute favorit bagi pemudik dari wilayah Jakarta, Depok, dan Tangerang yang menuju daerah selatan Jawa Barat seperti Cianjur, Garut, hingga Tasikmalaya.
Pantauan di lapangan menunjukkan volume kendaraan mulai meningkat, dengan kepadatan terlihat di sejumlah titik, terutama di kawasan Simpang Gadog. Antrean kendaraan bahkan terpantau mengular pada waktu-waktu tertentu.
Selain itu, pemudik yang menggunakan sepeda motor juga menghadapi tantangan tersendiri. Mereka harus lebih berhati-hati karena membawa barang bawaan dalam jumlah cukup banyak, seperti tas besar hingga kardus yang diikat di kendaraan.
Kondisi tersebut membuat perjalanan menjadi lebih berisiko, terutama saat melintas di jalur dengan kontur jalan yang berkelok dan menanjak.
Polres Bogor mengimbau para pemudik untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan, termasuk memastikan kondisi fisik tetap prima serta kendaraan dalam keadaan layak jalan.
Kepadatan arus lalu lintas di jalur Puncak diperkirakan akan terus meningkat seiring mendekati puncak arus mudik Lebaran 2026. Petugas juga terus bersiaga untuk melakukan pengaturan lalu lintas guna menjaga kelancaran perjalanan masyarakat.
Pewarta: M Fikri SetiawanEditor : Heri Sutarman
COPYRIGHT © ANTARA 2026