Jayapura (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Jayapura, Papua memperkuat peran kelompok swadaya masyarakat (KSM) setempat untuk pengelolaan sampah di daerah ini.

Plt Kepala DLHK Kota Jayapura Petrus Koirewoa di Jayapura, Selasa, mengatakan pihaknya berharap gerakan ini mampu menjawab berbagai tantangan pengelolaan sampah yang semakin kompleks di tengah pertumbuhan penduduk dan aktivitas masyarakat yang terus meningkat.

"Karena itu kami akan terus melakukan pendampingan dan pelatihan kepada KSM supaya mereka menjadi ujung tombak dalam menyosialisasikan pentingnya pemilahan sampah sejak dari rumah tangga," katanya.

Baca juga: DLHK Kota Jayapura diminta optimalkan pengelolaan sampah

Menurut Petrus, selain itu, kehadiran Tempat Pengelolaan Sampah Reduce-reuse- Recycle (TPS3R) dan bank sampah di daerah ini juga dinilai mampu memberikan solusi nyata terhadap permasalahan sampah di daerah ini.

"TPS3R dan bank sampah telah beroperasi sehingga mampu mengurangi beban sampah yang berada di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kota Koso," ujarnya.

Dia menjelaskan pihaknya mencatat rata-rata sampah yang dibuang ke TPA Koya Koso, Distrik Muara Tami mencapai 178 ton setiap hari.

Baca juga: DLH Kabupaten Jayapura fokus benahi tata kelola penanganan sampah

"Angka ini merupakan akumulasi dari sampah rumah tangga, sampah komersial dan sampah dari berbagai kegiatan lainnya di wilayah Kota Jayapura," katanya lagi.

Dia menambahkan pihaknya akan terus melakukan upaya-upaya seperti meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sehingga volume sampah di TPA Koya Koso dapat berkurang secara bertahap.



Pewarta: Ardiles Leloltery
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026