Depok (ANTARA) - Wakil Rektor Universitas Indonesia (UI) Bidang Akademik, Mahmud Sudibandriyo menegaskan komitmen UI dalam mendukung percepatan pembangunan Papua Selatan.

“Sebagai kampus terbaik di tanah air, UI ingin mengembangkan kemitraan berkelanjutan dengan Papua Selatan, memastikan dampak nyata dari realisasi Tri Darma Perguruan Tinggi dapat dirasakan oleh masyarakat Papua Selatan," katanya di Depok, Jumat.

Ia mengatakan, sebagai provinsi termuda di Indonesia yang sangat memerlukan kolaborasi dengan mitra lintas sektor untuk akselerasi pembangunannya.

Sementara itu, Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo, yang didampingi jajaran pemerintah provinsi, menyampaikan apresiasi atas sambutan UI dan menekankan pentingnya kolaborasi pendidikan untuk mendukung pembangunan daerahnya.

“Kami berharap UI dapat membantu percepatan pembangunan di Papua Selatan, baik dalam hal peningkatan kualitas pendidikan tinggi, maupun dalam hal penanganan masalah pembangunan daerah mulai dari infrastruktur, kesehatan, hingga perekonomian,” ungkapnya.

Baca juga: Tim Ekspedisi Patriot UI lakukan survei lapangan untuk infrastruktur di KT Muting
Baca juga: Pengabdi UI tingkatkan kapasitas UKM pengolahan buah pala di Fakfak, Papua Barat


Kolaborasi ini berakar dari pengalaman UI mengirimkan Tim Ekspedisi Patriot ke Papua Selatan pada 2025.

Tim yang dikepalai oleh Guru Besar UI, Prof Bambang Shergi Laksmono tersebut berkontribusi dalam menangani persoalan infrastruktur, kesehatan, dan ekonomi masyarakat setempat. Gubernur Apolo memuji kiprah tim ekspedisi yang dinilai berdampak nyata bagi warga Papua Selatan.

Selain itu, UI melalui Papua Center (PACE) yang didirikan pada 2012, telah lama berkomitmen memajukan pendidikan dan kebudayaan Papua melalui program pertukaran mahasiswa, penelitian etnografi, publikasi ilmiah, hingga pengembangan kapasitas akademik.

Direktur Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Sosial UI, Dr. L.G. Saraswati Putri menambahkan bahwa UI ingin melanjutkan kontribusi yang telah dimulai, termasuk dalam pelaksanaan Festival Kalimaro yang telah digelar bersama masyarakat Papua Selatan pada 2025.

Baca juga: Mahasiswa asal Papua bangga bisa belajar di UI

Lebih lanjut, UI berencana membentuk tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai komitmen keberlanjutan dari Tim Ekspedisi Patriot, yang mengirimkan lebih banyak lagi peneliti dan mahasiswa UI untuk berkontribusi nyata membangun Papua Selatan.

“Manfaat paling bernilai dari kolaborasi ini adalah persaudaraan yang terbina antara UI dengan pemerintah, kampus-kampus, dan masyarakat Papua Selatan," katanya.

Meskipun kemitraan ini menempatkan UI sebagai institusi yang membantu, saya pribadi melihat Papua Selatan sebagai permata yang memberi inspirasi bagi Civitas Akademika UI untuk senantiasa berdampak nyata dan membina hubungan yang lebih erat dengan seluruh lapisan masyarakat.

Universitas Indonesia (UI) menerima kunjungan kehormatan dari Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, pada Kamis (16/4) di Gedung Pusat Administrasi, Kampus UI Depok.

Agenda utama pertemuan ini adalah penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama (NKB) antara UI dan Pemerintah Provinsi Papua Selatan mengenai penyelenggaraan Tri Darma Perguruan Tinggi, yang mencakup pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian masyarakat.



Pewarta: Feru Lantara
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026