Jakarta (ANTARA) - Perusahaan layanan teknologi finansial Slickorps Ventures mengumumkan menerima investasi strategis dari Royal Group Capital, lembaga investasi yang berbasis di Abu Dhabi, Timur Tengah. 

Pendanaan ini ditujukan untuk memperkuat pengembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) di sektor keuangan serta memperluas ekspansi global perusahaan.

Slickorps Ventures dalam keterangan tertulisnya, Senin, menyatakan investasi tersebut akan digunakan untuk memperdalam penelitian dan pengembangan teknologi AI, mempercepat implementasi kepatuhan di berbagai pasar utama, serta memperkuat infrastruktur keamanan dan manajemen risiko perusahaan.

Royal Group Capital dikenal sebagai lembaga investasi dengan latar belakang modal kedaulatan di kawasan Timur Tengah yang menerapkan standar ketat dalam verifikasi teknologi, kepatuhan regulasi, serta keberlanjutan model bisnis sebelum melakukan investasi.

Kepala Investasi Royal Group Capital, Tariq Al-Fayed, mengatakan pihaknya melihat kemampuan teknologi dan pendekatan kepatuhan Slickorps Ventures sebagai faktor utama dalam keputusan investasi tersebut.

“Kami menghargai kemampuan praktik Slickorps Ventures dalam mengintegrasikan kecerdasan buatan terkini dengan kepatuhan finansial secara mendalam. Ketelitian mereka dalam teknologi, penghormatan terhadap risiko, dan pemahaman terhadap ritme perkembangan jangka panjang sangat sejalan dengan visi kami dalam membangun infrastruktur keuangan berbasis AI untuk masa depan,” kata Tariq.

Menurut perusahaan, investasi tersebut akan difokuskan pada tiga arah strategi utama. Pertama, pengembangan model keuangan generasi baru berbasis AI serta platformisasi modul teknologi yang sudah ada. Kedua, ekspansi global melalui penguatan kepatuhan lokal dan pembangunan operasional di pasar utama seperti Asia Tenggara, Afrika, dan Eropa.

Ketiga, peningkatan sistem keamanan, termasuk penguatan mekanisme anti pencucian uang (AML), pemantauan transaksi, serta keamanan siber untuk memastikan operasional yang lebih aman dan transparan.

Slickorps Ventures menyebut pendanaan tersebut menjadi tonggak penting bagi perusahaan dalam memperdalam kemampuan teknologi finansial berbasis AI sekaligus memperluas jaringan layanan bagi lembaga keuangan dan investor profesional di berbagai negara.

Perusahaan juga menilai bahwa industri teknologi finansial global kini memasuki tahap baru yang menekankan pentingnya kepatuhan regulasi, verifikasi teknologi, serta stabilitas operasional jangka panjang.

Partisipasi modal kedaulatan dalam investasi tersebut dinilai tidak hanya mendukung pengembangan perusahaan, tetapi juga mendorong industri fintech menuju ekosistem yang lebih matang dan berstandar tinggi dalam pemanfaatan kecerdasan buatan di sektor keuangan.


 



Pewarta: M Fikri Setiawan
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026