Subang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang, Jawa Barat (Jabar), berharap agar investasi yang masuk di daerah tersebut berdampak nyata terhadap penyerapan tenaga kerja lokal dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Sekretaris Daerah Karawang Asep Nuroni dalam keterangannya di Subang, Sabtu, menyampaikan saat ini investasi yang masuk ke daerahnya cukup tinggi menyusul tengah berkembangnya sektor industri di wilayah Subang.

Saat ini sejumlah kawasan industri hadir di Subang seperti kawasan industri Subang Smartpolitan, Subang City of Industry, Kawasan Peruntukan Industri Kalijati 2 serta Kawasan Industri yang tersebar di area Purwadadi dan Pagaden.

Beberapa hari lalu, dilakukan pembangunan pabrik di kawasan Subang Smartpolitan, Kecamatan Cipeundeuy.

Baca juga: Bupati Subang sebut pembangunan Simpang Susun Tol Cipali dapat menarik investasi

Asep menilai pembangunan tiga pabrik itu menjadi momentum penting dalam memperkuat posisi Subang sebagai kawasan industri yang semakin dilirik investor global.

‎"Ini menjadi penanda bahwa Subang bukan lagi sekadar daerah penyangga, tetapi mulai mengambil peran sebagai pusat pertumbuhan industri masa depan yang terbuka dan siap menyambut investor kelas dunia," katanya.

‎Menurut dia, meningkatnya minat investasi di Subang tidak terlepas dari upaya pemerintah daerah dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui kemudahan perizinan dan kepastian regulasi.

Baca juga: Komisi VII DPR minta agar akses ke kawasan industri Surya Cipta Smartpolitan Subang cepat rampung

Ia berharap perkembangan industri ini diharapkan memberikan dampak nyata, mulai dari penyerapan tenaga kerja lokal hingga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Hal yang paling penting, investasi ini harus berdampak langsung bagi masyarakat, baik melalui lapangan kerja maupun penguatan ekonomi daerah," katanya.

Sementara itu, pada tahun 2025 catatan investasi yang masuk ke Subang cukup positif di kawasan Rebana (Subang, Sumedang, Cirebon dan Majalengka).

Investasi di Subang berada di posisi pertama, mencapai Rp18,2 triliun. Sedangkan investasi di Kabupaten Sumedang tercatat Rp5,63 triliun, Cirebon Rp4,01 triliun serta Kabupaten Majalengka Rp3,36 triliun.



Pewarta: M.Ali Khumaini
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026